Jogja Bay Pirates Adventure Waterpark Resmi Dibuka, Pengunjung Padat

Jogja Bay Waterpark di Maguwoharjo Sleman resmi dibuka Minggu (20/12/2015). Arena ini didesain dengan tema Bajak Laut �Pirates adventure�. Wahana wisata keluarga terbesar di Indonesia ini juga dilengkapi dengan bingkai story telling yang memadukan dongeng antara latar tradisi Jogja dengan misi kisah petualangan para bajak maritim asal Eropa yang mencari sebuah ramuan dan terdampar di tanah Jawa.

Alur dongeng dituangkan melalui on-site live show, di panggung khusus Ampy theater dengan tribune penonton mencapai 700 orang.

Setting suasana Jogja Bay dipilih dengan nuansa perkampungan bajak maritim yang beriklim tropical lust dan banyak sekali abjad juga akan diaktualisasikan dalam parade Jogja Bay di Harbour Theater.

Untuk mengemas pertunjukan secara detail, Jogja Bay melibatkan para seniman kostum dari Jogja, Jtoku Indonesia yang merupakan kependekan dari Jogja Tokusatsu Indonesia.

Jogja Bay Waterpark di Maguwoharjo Sleman resmi dibuka Minggu  Jogja Bay Pirates Adventure Waterpark Resmi Dibuka, Pengunjung Padat

Jogja Bay Waterpark Miliki 19 Wahana Permainan Air

Chief Executive Officer (CEO) PT Taman Wisata Jogja Bay Waterpark Bambang Soeroso menjelaskan Jogja Bay Waterpark mempunyai 19 wahana permainan petualangan air, dengan harga tiket masuk Rp90.000. Beberapa unggulan yang ditawarkan yakni sebuah mercusuar menyerupai di Alcatraz. Ada pula kapal bajak maritim yang berukuran 1:1 dan Harbor Theater.

Jogja Bay Waterpark juga mempunyai kolam ombak dengan delapan jenis ombak di mana salah satunya ialah tsunami. �Pengunjung akan diajari caranya berenang, menyelamatkan diri, dan orang lain. Jogja Bay Waterpark hadir dengan mengusung tema edutaimen,� ujar dia.

Sisi edukasi lain yang ditampilkan ialah dihadirkan sembilan pohon langka yang kabarnya berasal dari Kraton Jogja.

Ia optimistis, kehadiran Jogja Bay Waterpark bisa mendukung perputaran roda perekonomian. Prospek bisnis di Jogja sangat menjanjikan dan kunjungan wisatawan akan meningkat setiap tahunnya.

Ia menjelaskan, Pemerintah Daerah DIY menargetkan kunjungan wisatawan domestik mencapai 3,58 juta orang dan wisatawan mancanegara sebesar 258.600 orang pada 2015. Sementara itu, sasaran pada 2016, kunjungan wisatawan domestik� sebesar 4,07 juta orang, sementara wisatawan mancanegara ditargetkan 363.200 orang. Ia yakin sasaran tersebut akan tercapai.

Posted on

Tenggelam Di Sungai Ciapus, Bocah Ini Kesudahannya Ditemukan

Seorang bocah yang karam ketika bermain bersama teman-temannya di Sungai Ciapus, Kampung Erpah Pasir Eurih, Tamansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, ditemukan keluarganya pada Senin 21 Desember 2015 jelang tengah malam.

Seorang bocah yang karam ketika bermain bersama sobat Tenggelam di Sungai Ciapus, Bocah Ini Akhirnya Ditemukan

Bocah malang tersebut diketahui berjulukan Muhammad Fahri. Ia ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di dasar sungai dengan kondisi terhimpit bebatuan sekitar pukul 23.15 WIB oleh keluarganya dengan sumbangan warga ketika debit air surut.

Kepala Polsek Tamansari Iptu Sudin Muhamad mengatakan, mayit Fahri di temukan keluarga dibantu warga, ketika tim search and rescue (SAR) menghentikan sementara pencarian. Jasad Fahri ditemukan terjepit di kerikil sungai pada kedalaman 1,5 meter. Korban eksklusif dibawa ke rumah murung di Gang Amin RT 04 RW 04, Desa Kota Batu, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor.

Kronologi Bocah Tenggelam di Sungai Ciapus Bogor

Peristiwa nahas itu terjadi ketika bocah berusia 10 tahun bermain bersama keenam temannya di sungai, yang jaraknya sekitar 5 kilometer dari rumah korban pada Senin 21 desember 2015 sekitar pukul 10.00 WIB. Dendi Resadi (8), saksi mata menuturkan, insiden tersebut terjadi pada Senin 21 Desember pukul 10.00 WIB.

Saat itu, Muhammad Fahri bersama 6 temannya ialah Januar, Hairul Firmansyah, M. Ramdan, Rizky, Yaris dan Rifky berenang di Sungai Ciapus, sekitar Jembatan Erpah. Ia menceritakan, korban sempat melompat dari atas tebing ke dalam sungai yang dalam sebanyak 4 kali.

Sesaat sebelum ia tenggelam, kata dia, teman-teman korban sempat mengajak Muhammad Fahri untuk pulang. Bahkan, keenam temannya sudah berada di darat untuk ganti baju. Kasie Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Derah (BPBD) Kabupaten Bogor, Budi Aksomo mengimbau kepada masyarakat untuk sementara waktu tidak beraktivitas di sungai. Sebab curah hujan di Bogor sangat tinggi.

Posted on

Setelah Heboh Selfie Di Taman Amarilys Gunungkidul, Sekarang Giliran Selfie Di Taman Bunga Enceng Gondok Bantul

Setelah taman bunga amarilis di Desa Beji, Kecamatan Patuk, Gunungkidul, sekarang hamparan eceng gondok di Kabupaten Bantul, Daerah spesial Yogyakarta, menjadi magnet bagi para penggemar foto selfie.

Berbeda dengan taman bunga amarilis milik Sukadi, hamparan eceng gondok di Dusun Karangasem, Desa Palbapang, Kecamatan Bantul, itu tak mungkin rusak oleh pengunjung yang hendak selfie atau foto bersama.Sebab, hamparan bunga berjulukan Latin Eichhornia crassipes ini di bawahnya merupakan genangan air. Para pengunjung tentu saja tak akan turun ke bawah menyerupai ketika berfoto di tengah hamparan bunga amarilis di Gunungkidul.

Setelah taman bunga amarilis di Desa Beji Setelah Heboh Selfie Di Taman Amarilys Gunungkidul, Kini Giliran Selfie Di Taman Bunga Enceng Gondok Bantul

Asal Mula Taman Enceng Gondok Makara Daya Tarik Selfie

Adalah Karsono, pemilik taman bunga enceng gondok berwarna ungu itu. Ia menuturkan, hamparan enceng gondok di lahan seluas 100 meter persegi itu awalnya ditanami tumbuhan padi. Namun sesudah gempa tahun 2006 silam, flora padi masih sanggup tumbuh subur di sawahnya.

Setelah 2 tahun berjalan, kondisinya mulai berubah. Sawahnya sanggup menerima pasokan air namun tidak sanggup membuangnya. Usai didiamkan, sawah itu tumbuh tumbuhan eceng gondok dengan sendirinya. Tanaman yang biasa tumbuh di sawah dan rawa itu biasanya untuk materi masakan ternak angsa dan ayam kalkun. Karena berbunga dan banyak pengunjung, jadi sang pemilik membatasi kalau ingin diambil buat pakan ternak.

Setelah taman bunga amarilis di Desa Beji Setelah Heboh Selfie Di Taman Amarilys Gunungkidul, Kini Giliran Selfie Di Taman Bunga Enceng Gondok Bantul

Taman bunganya ini sudah ramai semenjak Minggu, 13 Desember 2015. Hingga hari ini pun jumlah pengunjung sanggup mencapai ratusan. Untuk menikmati hamparan bunga eceng gondok ini tidak dikenakan tiket masuk. Pengunjung hanya dibebani tiket parkir Rp 2.000. Pemilik kebun juga menyediakan ojek payung kalau kondisi hujan di sekitarnya dengan biaya Rp 2.000.

Posted on