Beras merupakan sebuah kebutuhan pokok bagi masyarakat pada umumnya. Terlebih bagi warga masyarakat Kecamatan Gedangsari yang hanya mengandalkan tadah hujan dalam� menanam padi. Satu tahun hanya dua kali panen saja. Bagi masyarakat yang mempunyai anggota keluarga yang cukup banyak dan hanya mempunyai garapan tanah yang sedikit dan dengan dua kali panen tentu saja tidak mencukupi untuk kebutuhan makan hingga panen yang akan datang.

Beras merupakan sebuah kebutuhan pokok bagi masyarakat pada umumnya Harga Beras Di Pasar Hargomulyo Menjelang Tahun Baru Mulai Naik

Menjelang tahun gres harga beras di pasar tradisional Desa Hargomulyo mulai naik. harga beras naik juga di pengaruhi oleh masa usia mastanam para petani dimasrakat Kecamatan Gedangsari. Masa tanam padi di Kecamatan Gedangsari ketika ini gres berumur kurang lebih satu bulan sehingga belum dapat di pastikan tumbuhan padi yang mempunyai umur gres satu bulan itu dapat tumbuh sampe saatnya panen. Karena terkadang terjangkit oleh hama yang sulit untuk di basmi. Intensitas hujan juga sangat besar lengan berkuasa dalam pertumbuhan tumbuhan padi.

Penyebab Harga Beras Naik

Belum dapat diketahui berhasil atu tidaknya tumbuhan padi yang ketika ini di tanam maka masarakat Gedangsari tidak berani menjual cadangan gabah yang dimilikinya. Sehingga beras langka dan seruan pasar tinggi hal itulah salah satu yang penyebab harga beras naik.

Harga beras di Pasar Hargomulyo di bagi menjadi dua ukuran yaitu dengan memakai kilogran dan beruk, berok yakni ukuran yang di gunakan bagi masyarakat pedesaan. Harga Beras di pasar Hargomulyo� per kilogramnya dapat mencapai delapan ribu rupiah lebih kalau beras berkualitas baik. Sedangkan kalau memakai ukuran berok satu berok mencapai harga Rp. 10.000. Harga beras naik tentu saja akan di ikuti kenaikan barang-barang yang lainnya yang tergabung dalam Sembako.