Ribuan warga menyaksikan kirab jumenengan KGPAA Paku Alam X. Mereka memenuhi sepanjang jalan kirab yang dimulai dari Puro Pakualaman Yogyakarta. Prosesi kirab berlangsung sempurna pukul 14.30 WIB kemarin dengan diawali doa dari tokoh adat. Sejumlah jalan yang akan dilalui dalam kirab Jumenengan GKPAA Paku Alam X dihiasi janur kuning.

Petugas kepolisian setempat menutup kanal jalan untuk kendaraan umum sebelum prosesi kirab dimulai. Ketua Panitia Kirab, Hasto Prakoso menyampaikan, rute yang ditempuh mulai star dari pintu masuk Puro Pakualaman. Kemudian, keluar menuju Jalan Sultan Agung, kemudian Jalan Gajah Mada sampai Kusumanegara dan kembali ke Pura Pakualaman.

Ribuan warga menyaksikan kirab jumenengan KGPAA Paku Alam X Kirab Jumenengan KGPAA Paku Alam X Menyedot Perhatian Ribuan Orang

Rangkaian Kirab Menyedot Perhatian Ribuan Orang

Rangkaian kirab, diawali dengan marching band, kemudian dari Gajah, Manggala Yudha, prajurit pembawa bendera Pakualaman dan enam kereta kencana termasuk Kiai Manik Kumolo yang akan dinaiki Paku Alam X.

Enam kereta kencana yang dipakai dalam kirab akan ditarik lebih dari 30 kuda. Satu kereta ada yang enam, empat, sampai dua ekor kuda. Kereta kencana yang dipakai dalam kirab, mulai Kiai Manik Kumolo, Rejo Pawoko yang merupakan tampilan dalem, Kereta Rara Kumenyar, Kiai Brajanala, Kiai Manik Brojo dan satu kereta gres yang berjulukan Jala Dara.

Terdapat tujuh gajah dalam urutan berikutnya. Lalu, kereta kencana yang ditumpangi KGPAA Paku Alam X melintas. Putra Mahkota yang telah dinobatkan mengantikan posisi ayahandanya itu terlihat melambaikan tangan pada masyarakat. GKPAA Paku Alam X terlihat berada dalam kereta kencana yang dihiasi bunga melati. Aroma bunga cukup menyekat saat kereta yang ditumpanginya melintas.

Masyarakat terlihat antusias dengan mengabadikan momen langka ini dengan kamera yang dibawa. Petugas kepolisian kembali membuka jalur yang sebelumnya ditutup sehabis prosesi kirab selesai. Peluit petugas kepolisian terdengar lantang. Masyarakat membubarkan diri sehabis melihat kirab berlangsung.

Kirab Jumenengan KGPAA Pakualam X bertujuan sebagai salah satu perkenalan pada GKPAA Paku Alam X yang gres dinobatkan pada masyarakat. Kirab itu juga sebagai salah satu bentuk pelestarian budaya yang selama ini ada.