Anda pernah mengunjungi Pantai Parangtritis, Jogjakarta? Bukit Parang Endog tak jauh dari pantai terkenal itu. Hanya sekitar 1 km ke arah timur, tepatnya di perbatasan Bantul dan Gunungkidul. Parang Endog yaitu suatu tempat di kec. Purwosarisari kab. Gunungkidul Daerah spesial Yogyakarta.

Pantai Parang Endog terletak di sebelah timur pantai Parangtritis. Panorama yang khas dari Pantai Parang endog selain hamparan pasir dan bentangan lain yang biru, Pantai ini mempunyai gundukan bukit yang membentang di belakang hamparan pasir Pantai. Namun bukit yang menjadi bab dari dataran tinggi Pegunungan Seribu ini pada beberapa bagiannya masuk ke Samudera Indonesia. Kecuali itu jarak antara dinding bukit dengan garis Pantai di Pantai Parang endog ini rata-rata relatif akrab jikalau dibandingkan dengan Pantai � Pantai di Bantul pada umumnya.

Anda pernah mengunjungi Pantai Parangtritis Nikmati Liburan Di Bukit Parangendog, Gunungkidul Yang Eksotis

Eksotisme Pantai Dan Bukit Parangendog Gunungkidul

Selepas Pantai Parangtritis, jalanan menanjak sekitar 500 meter. Tapi tenang, kendaraan sanggup naik kok hingga tempat parkir. Tidak ada tiket masuk. Cukup bayar ongkos parkir. Dari tempat parkir, pengunjung cukup berjalan kaki tak hingga 5 menit, sampailah di bukit dengan view indah itu.

Dari puncak Bukit Parangendog, sejauh mata memandang, terhampar Pantai Parangtritis, Pantai Parangkusumo, hingga Pantai Depok. Buka hanya itu. Saya juga menikmati hijau hamparan pepohonan dan sawah serta perkampungan dari ketinggian. Yang tak kalah seru, dari tempat tersebut, kita sanggup melihat Gumuk Pasir yang juga terkenal itu. Semua serba kecil dan mirip maket saja.Anda pernah mengunjungi Pantai Parangtritis Nikmati Liburan Di Bukit Parangendog, Gunungkidul Yang EksotisSebenarnya, Bukit Parangendog yaitu lokasi take-off paralayang. Karena itulah, bukit tersebut juga terkenal disebut Bukit Paralayang. Jika memang ingin uji nyali, tidak ada salahnya menikmati paralayang di tempat itu. Lokasi pendaratan sempurna di bibir Pantai Parangtritis. Kalau paralayang terlalu menantang, ada kok kegiatan lain yang juga menciptakan olahraga jantung. Berfoto di tepi beton yang terdapat di sisi barat bukit.

Hal lain yang menarik dari Pantai Parang endog yaitu adanya areal persawahan yang dibentuk di begitu mepet jaraknya dengan Pantai. Fenomena ini menunjukkan betapa warga Pantai Parang endog begitu gigih mengupayakan kehidupannya. Pantai berpasir yang notabene merupakan hamparan tanah tandus sanggup disulap menjadi areal persawahan padi dan bawang merah.

Pemandangan persawahan ini seolah menjadi begitu kontras dengan kegersangan hamparan pasir hitam yang berada di kiri kanan petak-petak sawah. Kegersangan hamparan pasir ini ternyata sanggup disulap menjadi areal persawahan yang menjanjikan. Hal ini terjadi alasannya yaitu hasil kerja keras warga setempat yang ditunjang oleh ketersediaan sumber-sumber air tawar bening yang mengalir dari celah-celah bukit di sisi utaranya.

Asal Usul Parangendog

Pantai Parang endog ini secara etimologis terdiri atas dua buah kata, yakni bendo dan endhog. Parang dalam bahasa Jawa sering diartikan sebagai watu karang yang berada di sekitar atau di dalam samudera. Sedangkan endhog dalam bahasa Jawa sama artinya dengan telur dalam bahasa Indonesia. Wilayah ini dinamakan Parang endog alasannya yaitu pada masa kemudian di wilayah ini banyak ditemukan batuan berbentuk bundar dengan ukuran rata-rata sebesar telur. Batuan-batuan ini berasal dari perbukitan yang berada di sisi utara Pantai. Sayangnya batuan semacam itu kini relatif sulit ditemukan alasannya yaitu banyak diambil orang.