Gapoktan Desa Hargomulyo Mengadakan Rapat Final Tahun

Kelompok tani memiliki tugas yang strategis dalam banyak sekali kegiatan pertanian baik yang berkaitan dengan perjuangan tani maupun kegiatan sosial ekonomi petani. Peningkatan training kelompok tani diarahkan pada penerapan sistem agribisnis, peningkatan peranan, tugas serta petani dan anggota masyarakat pedesaan lainnya denganmenumbuhkembangkan kolaborasi antar petani dan pihak lain yang terkait untuk menyebarkan perjuangan taninya.

Kelompok tani memiliki tugas yang strategis dalam banyak sekali kegiatan pertanian baik yang b Gapoktan Desa Hargomulyo Mengadakan Rapat Akhir Tahun

Pengembangan kelompok tani diarahkan pada peningkatan kemampuan setiap kelompok tani dalam melakukan fungsinya. Keberadaan Gapoktan merupakan tanggapan atas banyak sekali peluang dan kendala sesuai dengan lingkungan sosial, ekonomi, dan teknis membutuhkan suatu organisasi yang lebih besar dengan bergabungnya kelompok tani dalam satu wilayah (desa).

Pembentukan Gapoktan Desa Hargomulyo

Pembentukan Gapoktan dilakukan dalam suatu musyawarah oleh kelompok tani bahwamereka akan bergabung dalam gapoktan. Kontak tani mewakili kelompok tani untuk bermusyawarah dengan kelompok tani lain dalam satu wilayah untuk pembentukan gapoktan. Musyawarah ini juga membahas bentuk organisasi, pembentukan pengurus,masa bakti pengurus, hak dan kewajiban anggota dan hal-hal lain yang berkaitan dengan gapoktan

Kelompok tani yang berpengaruh dan mandiri didirikan dengan adanya pertemuan rutin anggota pengurus yang dilaksanakan Gapoktan, rencana kegiatan yang disusun bersama, pelaksanaan rencana kegiatan, penilaian kegiatan, adanya norma-norma tertulis yang ditaati bersama, manajemen gapoktan, fasilitasi kegiatan perjuangan bersama di hulu dan hilir, sebagai sumber dan pelayanan informasi dan teknologi bagi kelompok anggota, kerjasama gapoktan dengan pihak lain, serta pemupukan modal dari iuran anggota atau penyisihan dari hasil perjuangan gapoktan.

Gapoktan Desa Hargomulyo

Gapoktan desa Hargomulyo yang terdiri dari empat belas kelompok tani dari masing masing dusun yang ada di desa hargomulyo. gapoktan desa Hargomulyo yang di pimpin oleh Bapak Sukiyono mengadakan rapat agota simpulan tahun di kantor BKM desa Hargomulyo. adapan kegiatan rapat ialah membahas wacana anggaran kelompok tani desa hargomulyo untk tahun 2016 dan membahas wacana perkembangan pertanian dan perternakan di desa Hargomulyo.

Posted on

Insiden Jatuhnya Pesawat Tempur T-50I Golden Eagle

Pesawat T-50i Golden Eagle milik Tentara Nasional Indonesia AU jatuh ketika tengah beratraksi di gelaran Gebyar Dirgantara AAU, Yogyakarta. Dua orang pilot dinyatakan gugur dalam kejadian tersebut. Jasad kedua perwira tersebut ketika ini dievakuasi ke RS Tentara Nasional Indonesia AU Hardjolukito, Yogyakarta.

i Golden Eagle milik Tentara Nasional Indonesia AU jatuh ketika tengah beratraksi di gelaran Gebyar Dirgantara AAU Insiden Jatuhnya Pesawat Tempur T-50i Golden Eagle

Dua perwira tersebut yaitu Letnan Kolonel Penerbang (Pnb) Marda Sarjono dan Mayor Penerbang Dwi Cahyono. Letnan Kolonel Penerbang Marda Sarjono yaitu komandan Skuadron Udara 15 Tentara Nasional Indonesia AU daerah T-50 Golden Eagle itu bernaung. Sementara Mayor Penerbang Dwi Cahyono juga bertugas di skuadron tersebut. Saat ini masih berlangsung proses memindahkan pesawat.

Kronologi Jatuhnya Pesawat Tempur T-50i Golden Eagle

Danlanud Adi Sucipto, Marsma Imran Baidirus, menyampaikan ketika itu pesawat jatuh sesudah melaksanakan atraksi selama lima belas menit di udara. Saat melaksanakan manuver, pesawat jatuh di halaman timur Lanud Adi Sucipto. Ketinggian sekitar 500 feet. Imran juga mengatakan, pesawat jatuh menghantam tanah kemudian terbakar.

Kedua penerbang tidak sempat keluar sebelum pesawat jatuh ke tanah. Saat itu kondisi pesawat dalam keadaan yang laik terbang. Pilot Letnan kolonel Marda Sarjono (Komandan skuardon XV Madiun) dan Back Sitter Kapten Dwi Cahyadi meninggal dunia.

Dwi akan pribadi dimakamkan di pemakaman umum di Modinan Sambilegi Lor, Maguwoharjo, Depok, Sleman. Kecelakaan tersebut terjadi pada pukul 09.40 WIB (20/12/2015). Pihak Tentara Nasional Indonesia sendiri masih fokus mengevakuasi korban, pesawat, dan juga sekeliling.

Analisis Jatuhnya Pesawat Tempur T-50i Golden Eagle

Terdapat tiga hal yang sanggup menyebabkan sebuah pesawat terjatuh, yakni faktor cuaca, mesin, dan human error. Jatuhnya pesawat sanggup dipastikan bukan sebab cuaca jelek yang terjadi di langit Yogyakarta, sebab cuacanya begitu cerah.

Kalau bicara duduk kasus pilot dan mesin, butuh waktu untuk melaksanakan penyelidikan lebih lanjut sehingga terungkap penyebab kecelakaan yang sebenarnya. Air show semacam itu mempunyai risiko tinggi. Pesawat tempur tersebut melaksanakan manuver berbahaya dan tak lazim.

Apalagi pesawat tempur ibarat itu mempunyai kecepatan tinggi dan melaksanakan penerbangan rendah. Pilot benar-benar harus mematangkan akurasinya. Pesawat tempur Tentara Nasional Indonesia AU T50i Golden Eagle tersebut relatif gres di dunia militer Indonesia, jadi masih belum terlalu familiar.

Bisa jadi sebab tergolong sebagai pesawat baru, kuat terhadap para pilotnya. Tapi bagaimanapun, untuk mendapat titik terang penyebab jatuhnya pesawat, tetap harus menunggu penyelidikan dan klarifikasi resmi terkait kecelakaan pesawat tempur tersebut.

Posted on

Jogja Bay Pirates Adventure Waterpark Resmi Dibuka, Pengunjung Padat

Jogja Bay Waterpark di Maguwoharjo Sleman resmi dibuka Minggu (20/12/2015). Arena ini didesain dengan tema Bajak Laut �Pirates adventure�. Wahana wisata keluarga terbesar di Indonesia ini juga dilengkapi dengan bingkai story telling yang memadukan dongeng antara latar tradisi Jogja dengan misi kisah petualangan para bajak maritim asal Eropa yang mencari sebuah ramuan dan terdampar di tanah Jawa.

Alur dongeng dituangkan melalui on-site live show, di panggung khusus Ampy theater dengan tribune penonton mencapai 700 orang.

Setting suasana Jogja Bay dipilih dengan nuansa perkampungan bajak maritim yang beriklim tropical lust dan banyak sekali abjad juga akan diaktualisasikan dalam parade Jogja Bay di Harbour Theater.

Untuk mengemas pertunjukan secara detail, Jogja Bay melibatkan para seniman kostum dari Jogja, Jtoku Indonesia yang merupakan kependekan dari Jogja Tokusatsu Indonesia.

Jogja Bay Waterpark di Maguwoharjo Sleman resmi dibuka Minggu  Jogja Bay Pirates Adventure Waterpark Resmi Dibuka, Pengunjung Padat

Jogja Bay Waterpark Miliki 19 Wahana Permainan Air

Chief Executive Officer (CEO) PT Taman Wisata Jogja Bay Waterpark Bambang Soeroso menjelaskan Jogja Bay Waterpark mempunyai 19 wahana permainan petualangan air, dengan harga tiket masuk Rp90.000. Beberapa unggulan yang ditawarkan yakni sebuah mercusuar menyerupai di Alcatraz. Ada pula kapal bajak maritim yang berukuran 1:1 dan Harbor Theater.

Jogja Bay Waterpark juga mempunyai kolam ombak dengan delapan jenis ombak di mana salah satunya ialah tsunami. �Pengunjung akan diajari caranya berenang, menyelamatkan diri, dan orang lain. Jogja Bay Waterpark hadir dengan mengusung tema edutaimen,� ujar dia.

Sisi edukasi lain yang ditampilkan ialah dihadirkan sembilan pohon langka yang kabarnya berasal dari Kraton Jogja.

Ia optimistis, kehadiran Jogja Bay Waterpark bisa mendukung perputaran roda perekonomian. Prospek bisnis di Jogja sangat menjanjikan dan kunjungan wisatawan akan meningkat setiap tahunnya.

Ia menjelaskan, Pemerintah Daerah DIY menargetkan kunjungan wisatawan domestik mencapai 3,58 juta orang dan wisatawan mancanegara sebesar 258.600 orang pada 2015. Sementara itu, sasaran pada 2016, kunjungan wisatawan domestik� sebesar 4,07 juta orang, sementara wisatawan mancanegara ditargetkan 363.200 orang. Ia yakin sasaran tersebut akan tercapai.

Posted on

Tenggelam Di Sungai Ciapus, Bocah Ini Kesudahannya Ditemukan

Seorang bocah yang karam ketika bermain bersama teman-temannya di Sungai Ciapus, Kampung Erpah Pasir Eurih, Tamansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, ditemukan keluarganya pada Senin 21 Desember 2015 jelang tengah malam.

Seorang bocah yang karam ketika bermain bersama sobat Tenggelam di Sungai Ciapus, Bocah Ini Akhirnya Ditemukan

Bocah malang tersebut diketahui berjulukan Muhammad Fahri. Ia ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di dasar sungai dengan kondisi terhimpit bebatuan sekitar pukul 23.15 WIB oleh keluarganya dengan sumbangan warga ketika debit air surut.

Kepala Polsek Tamansari Iptu Sudin Muhamad mengatakan, mayit Fahri di temukan keluarga dibantu warga, ketika tim search and rescue (SAR) menghentikan sementara pencarian. Jasad Fahri ditemukan terjepit di kerikil sungai pada kedalaman 1,5 meter. Korban eksklusif dibawa ke rumah murung di Gang Amin RT 04 RW 04, Desa Kota Batu, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor.

Kronologi Bocah Tenggelam di Sungai Ciapus Bogor

Peristiwa nahas itu terjadi ketika bocah berusia 10 tahun bermain bersama keenam temannya di sungai, yang jaraknya sekitar 5 kilometer dari rumah korban pada Senin 21 desember 2015 sekitar pukul 10.00 WIB. Dendi Resadi (8), saksi mata menuturkan, insiden tersebut terjadi pada Senin 21 Desember pukul 10.00 WIB.

Saat itu, Muhammad Fahri bersama 6 temannya ialah Januar, Hairul Firmansyah, M. Ramdan, Rizky, Yaris dan Rifky berenang di Sungai Ciapus, sekitar Jembatan Erpah. Ia menceritakan, korban sempat melompat dari atas tebing ke dalam sungai yang dalam sebanyak 4 kali.

Sesaat sebelum ia tenggelam, kata dia, teman-teman korban sempat mengajak Muhammad Fahri untuk pulang. Bahkan, keenam temannya sudah berada di darat untuk ganti baju. Kasie Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Derah (BPBD) Kabupaten Bogor, Budi Aksomo mengimbau kepada masyarakat untuk sementara waktu tidak beraktivitas di sungai. Sebab curah hujan di Bogor sangat tinggi.

Posted on

Setelah Heboh Selfie Di Taman Amarilys Gunungkidul, Sekarang Giliran Selfie Di Taman Bunga Enceng Gondok Bantul

Setelah taman bunga amarilis di Desa Beji, Kecamatan Patuk, Gunungkidul, sekarang hamparan eceng gondok di Kabupaten Bantul, Daerah spesial Yogyakarta, menjadi magnet bagi para penggemar foto selfie.

Berbeda dengan taman bunga amarilis milik Sukadi, hamparan eceng gondok di Dusun Karangasem, Desa Palbapang, Kecamatan Bantul, itu tak mungkin rusak oleh pengunjung yang hendak selfie atau foto bersama.Sebab, hamparan bunga berjulukan Latin Eichhornia crassipes ini di bawahnya merupakan genangan air. Para pengunjung tentu saja tak akan turun ke bawah menyerupai ketika berfoto di tengah hamparan bunga amarilis di Gunungkidul.

Setelah taman bunga amarilis di Desa Beji Setelah Heboh Selfie Di Taman Amarilys Gunungkidul, Kini Giliran Selfie Di Taman Bunga Enceng Gondok Bantul

Asal Mula Taman Enceng Gondok Makara Daya Tarik Selfie

Adalah Karsono, pemilik taman bunga enceng gondok berwarna ungu itu. Ia menuturkan, hamparan enceng gondok di lahan seluas 100 meter persegi itu awalnya ditanami tumbuhan padi. Namun sesudah gempa tahun 2006 silam, flora padi masih sanggup tumbuh subur di sawahnya.

Setelah 2 tahun berjalan, kondisinya mulai berubah. Sawahnya sanggup menerima pasokan air namun tidak sanggup membuangnya. Usai didiamkan, sawah itu tumbuh tumbuhan eceng gondok dengan sendirinya. Tanaman yang biasa tumbuh di sawah dan rawa itu biasanya untuk materi masakan ternak angsa dan ayam kalkun. Karena berbunga dan banyak pengunjung, jadi sang pemilik membatasi kalau ingin diambil buat pakan ternak.

Setelah taman bunga amarilis di Desa Beji Setelah Heboh Selfie Di Taman Amarilys Gunungkidul, Kini Giliran Selfie Di Taman Bunga Enceng Gondok Bantul

Taman bunganya ini sudah ramai semenjak Minggu, 13 Desember 2015. Hingga hari ini pun jumlah pengunjung sanggup mencapai ratusan. Untuk menikmati hamparan bunga eceng gondok ini tidak dikenakan tiket masuk. Pengunjung hanya dibebani tiket parkir Rp 2.000. Pemilik kebun juga menyediakan ojek payung kalau kondisi hujan di sekitarnya dengan biaya Rp 2.000.

Posted on

Bencana Tanah Longsor Di Dusun Krinjing, Gedangsari

Bencana alam memang sering terjadi diberbagai kawasan di Kecamatan Gedangsari terutama musibah tanah longsor, hal ini sering kita ketahui bersama. Mengingat wilayang Kecamatan Gedangsari yang terletak di kawasan pegunungan yang sangat rawan dengan musibah tanah longsor apa lagi disaat animo penghujan ibarat dikala ini. Becana alam akan tiba setiap dikala kita sebagai warga Gedangsari hanya perlu waspada.

Bencana alam memang sering terjadi diberbagai kawasan di Kecamatan Gedangsari terutama benc Bencana Tanah Longsor Di Dusun Krinjing, Gedangsari

Bencana alam tanah longsor yang terjadi beberapa hari yang kemudian di Desa Mertelu kecamatan Gedangsari tepatnya di Dusun Krinjing RT 03. Bencana alam tanah longsor ini menerjang satu buah rumah milik warga ialah milik rumah Bapak Samino. Kondisi rumah Bapak Samino salah satu warga yang rumahnya terterjang oleh tragedi tanah longsor tidak hingga roboh hanya saja timbunan material bebatuan dan tanah masuk menimpa teras di belakang rumahnya. Karena kejadian tersebut pemilik rumah sempat panik atas insiden tanah longsor yang menimpa rumahnya ini.

Warga Dusun Krinjing Bergotong Royong Membantu Korban Tanah Longsor

Gotong royong di masyarakat pedesaan memang sangat di perlukan dan memang harus dilestarikan. Dengan adanya bahu-membahu kita akan sangat terbantu dengan pekerjaan kita atau musibah yang menimpa pada diri kita Seperti tanah longsor.

Seperti yang di lakukan oleh warga masarakat Rt.03 Dusun Krinjing Desa Mertelu ini, dengan adanya musibah tanah longsor ini warga dengan sigap membantu membersihkan timbunan material tanah dan bebatuan yang menimpa rumah Bapak Samino. Sehingga dengan pemberian dari warga setempat timbunan tanah tersebut sanggup segera di bersihkan dari belakang rumah Bapak Samino.

Dikarenakan dikala ini animo penghujan dan wilayah Gedangsari banyak tebing dan perbukitan yang rawan longsor. Dengan kejadian tersebut pemerintah desa setempat menghimabu kepada warga untuk berhati-hati dan waspada akan tragedi yang sewaktu-waktu sanggup menimpa.

Posted on

Atlet Berprestasi Tingkat Asia Dikontrak Jadi Tenaga Kebersihan

Menjadi seorang atlet berprestasi tentunya menjadi idaman setiap orang. Selain membanggakan keluarga, menjadi atlet populer sampai ke tingkat Asia secara tidak eksklusif pastinya sangat kuat pada Tanah Air, alasannya sanggup mengharumkan nama bangsa.

Menjadi seorang atlet berprestasi tentunya menjadi idaman setiap orang Atlet Berprestasi Tingkat Asia Dikontrak Kaprikornus Tenaga Kebersihan

Menjadi atlet populer pada umumnya selalu lekat dengan kemewahan ataupun segi material yang berlimpah. Namun lain halnya yang dirasakan oleh Ni Putu Renika Sari. Ni Putu Renika Sari yakni atlet panjat tebing yang berasal dari Lingkungan Sawe, Kelurahan Dauhwaru, Kecamatan Jembrana, Kabupaten Jembrana, Bali.

Di tingkat Asia, Renika Sari tercatat sebagai atlet panjat tebing berprestasi. Meskipun berprestasi, perempuan 25 tahun itu tak mendapat perhatian khusus dari pemerintah. Peraih 1 medali emas dan 1 medali perunggu dalam ASIA Youth Cup tahun 2009 di Denpasar itu hidup dalam kesederhanaan.

Kisah Hidup Ni Putu Renika Sari

Sebagai atlet panjat tebing berprestasi yang disandangnya, ia justru menjadi tukang sapu di taman rekreasi Gedung Kesenian Bung Karno milik Pemerintah Kabupaten Jembrana, Bali. Kata Renika, Pemkab Jembrana memberikannya pekerjaan sebagai tenaga kontrak kebersihan semenjak tahun 2014. Sebelumnya, ia bekerja sebagai tenaga serabutan yang penghasilannya tidak lebih Rp 50 ribu per hari.

Renika yang merupakan alumni Sekolah Menengan Atas Negeri 1 Negara itu hidup bersama ibunya di rumah milik neneknya. Ia berusaha keras mencukupi kebutuhan hidup dengan menyapu. Walaupun setiap pagi dan sore menyapu di lahan yang cukup luas itu, ia tetap berusaha membagi waktu untuk fokus latihan memanjat.

Ni Putu Renika Sari mengaku sangat jarang ada waktu bermain menyerupai dewasa lainnya, alasannya setiap hari harus bekerja. Pulang kerja sekitar pukul 16.00 WIB, ia biasanya latihan bersama belasan atlet lain di Stadion Pecangakan-Jembrana sampai pukul 21.00 WITA. Dia juga mengajar memanjat kepada junior.

Posted on

Kecelakaan Tragis, Krl Hantam Kendaraan Beroda Empat Avanza Di Tanah Kusir

Setelah kabar mengejutkan jatuhnya pesawat tempur T-50i Golden Eagle di Yogyakarta, sekarang kecelakaan terjadi antara Kereta Rel Listrik (KRL) dengan kendaraan beroda empat Avanza di perlintasan kereta api TPU Tanah Kusir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Setelah kabar mengejutkan jatuhnya pesawat tempur T Kecelakaan Tragis, KRL Hantam Mobil Avanza di Tanah Kusir

Tabrakan antara KRL jurusan Tanah Abang-Parung Panjang dengan kendaraan beroda empat bernomor polisi B 1165 TOB tersebut, terjadi sekitar pukul 16.10 WIB, Jakarta Selatan, Jumat (25/12/2015). Saat ini petugas sudah memindahkan kendaraan beroda empat tersebut.

Kronologi Tabrakan KRL Dengan Mobil Avanza

Manager Humas PT KAI Commuter Jabodetabek (KCJ) Eva Chairunnisa menyampaikan info awal pukul 16.00 WIB KA 1986 hubungan Tanah Abang-Parung Panjang loop 58 ditabrak sebuah kendaraan beroda empat Avanza di pelintasan liar Km 16+00. Pelintasan liar tersebut berada antara Stasiun Kebayoran dan Pondok Ranji.

Eva Chairunnisa juga menuturkan, mobil Avanza menghantam Commuter Line hingga mengakibatkan pintu di salah satu gerbong penumpang mengalami kerusakan. Begitu pun kendaraan beroda empat Avanza juga rusak berat akhir benturan keras tersebut.

Asisten Manajer Komunikasi PT KCJ Adli Hakim menambahkan, Commuter Line telah dibawa ke Stasiun Serpong untuk diperbaiki. Selain itu, penumpang telah dievakuasi di Stasiun Serpong untuk melanjutkan perjalanannya hingga ke Parung Panjang.

Dalam kecelakaan ini tidak menjadikan adanya korban jiwa. Namun sang sopir dan penumpang mengalami luka-luka dan dilarikan ke rumah sakit. Mobil Avanza tersebut mengangkut 5 orang. Menurut salah seorang keterangan saksi, penjaga perlintasan telah memberitahukan kereta akan melintas.

Saksi itu pun memberhentikan kendaraan, namun kendaraan beroda empat itu melaju hingga terjadi kecelakaan. Akibatnya, kendaraan beroda empat tersebut mengalami kerusakan cukup parah. Bahkan, kendaraan beroda empat tersebut sempat terlempar dan terbalik sesudah terhantam KRL yang melintas. Dari Twitter @TMCPoldaMetro, didapat kecelakaan kereta di pelintasan liar antara KRL dan kendaraan beroda empat Toyota Avanza.

Posted on

Pengunjung Goa Pindul Gunungkidul Membludak Di Libur Natal Dan Tahun Baru

Memasuki hari libur Natal, banyak sekali tempat wisata diserbu pengunjung. Salah satunya di tempat wisata Goa Pindul, Bejiharjo, Karangmojo, Gunungkidul. Berdasarkan pantauan pada hari Jumat (25/12/2015) ribuan pengunjung rela mengantri di pintu masuk wisata alam Goa Pindul. Sehingga terjadi kepadatan pengunjung.

Salah satu warga setempat mengatakan, semenjak pagi daerah wisata Goa Pindul sudah dibanjiri para pengunjung baik dari dalam maupun luar daerah. hal ini dikarenakan liburan natal dan menjelang tahun gres ini sudah terjadi meningkatan jumlah pengunjung sampai 200 persen lebih. Memang liburan ini sudah ada peningkatan jumlah pengunjung sampai kurang lebih mencapai 200 persen lebih.

 banyak sekali tempat wisata diserbu pengunjung Pengunjung Goa Pindul Gunungkidul Membludak di Libur Natal Dan Tahun Baru

Pengunjung Cave Tubing Goa Pindul Naik 200 Persen

Goa pindul banyak dikunjungi wisatawan dari banyak sekali daerah mengingat wisata jenis ini hanya satu-satunya di Yogyakarta bahkan di Asia. Dengan ongkos pemandu dan peralatan yang relatif terjangkau, rata-rata sebesar 45 ribu rupiah, wisatawan sudah sanggup menikmati keindahan ornamen goa berupa stalagtit dan stalagmit dengan memakai ban. Wisatawan akan dipandu oleh pemandu setempat menelusuri anutan sungai bawah tanah Goa Pindul sepanjang kurang lebih 200 meter selama 45 menit.

Para pengunjung diperlukan mau bersabar untuk antri memasuki ekspresi goa itu. Sehingga sanggup menikmati suasana keindahan alam dengan tertib dan tenang. Obyek wisata unggulan di Kabupaten Gunungkidul, Goa Pindul dipadati ribuan pengunjung setiap harinya semenjak ekspresi dominan liburan natal dan final tahun tiba. Dari catatan pengelola tidak kurang 2000 wisatawan berkunjung di obyek wisata telusur Goa atau Cave tubing ini dalam sehari.

 

Posted on

Polsek Sinak Papua Diserang Kelompok Otk, 3 Polisi Tewas Seketika

Warga Papua dikejutkan oleh penyerangan kelompok orang tak dikenal (OTK) pada Minggu (27/12/2015) malam tepatnya sekitar pukul 20.45 WIT. Penyerangan itu terjadi di Polsek Sinak, Kabupaten Puncak, Papua. Penyerangan kelompok OTK tersebut menewaskan 3 anggota kepolisian.

Warga Papua dikejutkan oleh penyerangan kelompok orang tak dikenal  Polsek Sinak Papua Diserang Kelompok OTK, 3 Polisi Tewas Seketika

Kapolda Papua, Irjen Pol Paulus Waterpauw sempat menyampaikan bahwa penyerangan yang terjadi Minggu malam sekitar pukul 20.45 WIT itu menjadikan tiga anggota kepolisian meninggal dunia dan dua luka-luka serta 7 pucuk senpi hilang.

Anggota kepolisian yang tewas yaitu Briptu Ridho, Bripda Arman, dan Bripda Ilham. Sementara yang mengalami luka tembak yaitu Briptu Suma dan Bripda Rian. Sedangkan 7 senjata yang hilang, yakni jenis Ak 47 dan SS 1 masing masing 2 pucuk, serta jenis senjata api laras panjang atau moser 3 pucuk, beserta amunisi 1 peti.

Kapolda Papua, Irjen Pol Paulus Waterpauw juga menjelaskan bahwa polsek yang ketika itu dijaga lima dari 8 polisi diserang kelompok tak dikenal dari belakang kantor polisi tersebut.

Pesawat Kapolda Papua Juga Diserang

Setelah mendengar kabar penyerangan di Polsek Sinak Papua, Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw eksklusif berangkat ke lokasi kejadian. Namun, di tengah perjalanan, pesawat twin otter milik Trigana yang membawa rombongan Kapolda justru diserang. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 10.15 WIT.

Kapolres Jayawijaya AKBP Semmy sempat menjelaskan bahwa kabar aksi penyerangan pesawat Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw tersebut memang benar terjadi. Kapolres Jayawijaya AKBP Semmy mengatakan, pesawat Trigana itu ketika ini dalam perjalanan kembali ke Wamena.

Untuk mayat dan para korban luka dalam agresi penyerangan di Polsek Sinak Papua tersebut, sampai ketika ini masih berada di Koramil Sinak yang berjarak yang berjarak sekitar 100-150 meter dari Polsek Sinak Papua.

Posted on