Warga Papua dikejutkan oleh penyerangan kelompok orang tak dikenal (OTK) pada Minggu (27/12/2015) malam tepatnya sekitar pukul 20.45 WIT. Penyerangan itu terjadi di Polsek Sinak, Kabupaten Puncak, Papua. Penyerangan kelompok OTK tersebut menewaskan 3 anggota kepolisian.

Warga Papua dikejutkan oleh penyerangan kelompok orang tak dikenal  Polsek Sinak Papua Diserang Kelompok OTK, 3 Polisi Tewas Seketika

Kapolda Papua, Irjen Pol Paulus Waterpauw sempat menyampaikan bahwa penyerangan yang terjadi Minggu malam sekitar pukul 20.45 WIT itu menjadikan tiga anggota kepolisian meninggal dunia dan dua luka-luka serta 7 pucuk senpi hilang.

Anggota kepolisian yang tewas yaitu Briptu Ridho, Bripda Arman, dan Bripda Ilham. Sementara yang mengalami luka tembak yaitu Briptu Suma dan Bripda Rian. Sedangkan 7 senjata yang hilang, yakni jenis Ak 47 dan SS 1 masing masing 2 pucuk, serta jenis senjata api laras panjang atau moser 3 pucuk, beserta amunisi 1 peti.

Kapolda Papua, Irjen Pol Paulus Waterpauw juga menjelaskan bahwa polsek yang ketika itu dijaga lima dari 8 polisi diserang kelompok tak dikenal dari belakang kantor polisi tersebut.

Pesawat Kapolda Papua Juga Diserang

Setelah mendengar kabar penyerangan di Polsek Sinak Papua, Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw eksklusif berangkat ke lokasi kejadian. Namun, di tengah perjalanan, pesawat twin otter milik Trigana yang membawa rombongan Kapolda justru diserang. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 10.15 WIT.

Kapolres Jayawijaya AKBP Semmy sempat menjelaskan bahwa kabar aksi penyerangan pesawat Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw tersebut memang benar terjadi. Kapolres Jayawijaya AKBP Semmy mengatakan, pesawat Trigana itu ketika ini dalam perjalanan kembali ke Wamena.

Untuk mayat dan para korban luka dalam agresi penyerangan di Polsek Sinak Papua tersebut, sampai ketika ini masih berada di Koramil Sinak yang berjarak yang berjarak sekitar 100-150 meter dari Polsek Sinak Papua.