Kabupaten Gunung kidul banyak memperlihatkan tempat tempat wisata bahkan kulinernya juga terasa nikmat, namun tidak ada salahnya anda meluangkan waktu untuk mengunjungi salah satu tempat wisata yang berkonsep desa wisata di Gunungkidul ini. Konsep desa wisata pun di Gunung kidul sudah banyak dengan mengedepankan ciri khas masing-masing, ada yang berupa kerajinan topeng kayu menyerupai halnya desa Bobung, kemudian kerikil kapurnya, dan masih banyak lagi keunggulan masing masing desa wisata tersebut. Salah satu desa wisata yang mempunyai ciri khas lain yakni mengedepankan konservasi alam� ialah Desa wisata Wonosadi.

Kabupaten Gunung kidul banyak memperlihatkan tempat tempat wisata bahkan kulinernya juga teras Serunya Jelajah Hutan Adat Wonosadi Di Gunungkidul

Ketekunan masyarakat dalam pelestarian lingkungan telah menimbulkan Hutan Adat Wonosadi sebagai kenyamanan bagi aneka tanaman dan fauna. Hutan seluas 25 hektar di Desa Beji, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Gunung Kidul. Ini menarik dijadikan laboratorium alam, sehabis sebelumnya daerah ini diresmikan sebagai desa wisata, alasannya di sana ada puluhan jenis tanaman dan binatang langka. Mereka hidup nyaman dalam rimbunnya pepohonan yang di antaranya telah berusia ratusan tahun.

Jelajah Hutan Wonosadi

Menelusuri sampai puncak Hutan Wonosadi akan mendapati sejumlah pohon bau tanah berusia lebih dari 200 tahun. Di sekitar hutan, bebatuan vulkanik dari gunung api purba menjadi daya tarik daerah ini sebagai desa wisata. Kita juga sanggup menikmati pegunungan pandang di sisi kanan dikala hendak turun dari puncak. Selain itu, rangkaian bukit-bukit karst yang terlihat dikala melangkah semakin turun menambah bervariasinya nilai estetika di sana.

Kabupaten Gunung kidul banyak memperlihatkan tempat tempat wisata bahkan kulinernya juga teras Serunya Jelajah Hutan Adat Wonosadi Di Gunungkidul

Hingga sekarang, masyarakat masih memercayai bahwa Hutan Wonosadi mempunyai nilai keramat. Hal itu ditandai dengan masih beredarnya dongeng masa kemudian yang bebuyutan sampai sekarang. Cerita berawal dari Onggoloco, yaitu putra salah seorang selir Prabu Brawijaya V dari Kerajaan Majapahit yang melarikan diri dari kejaran pasukan Kerajaan Demak, pernah bertapa di daerah Hutan Wonosadi. Onggoloco dikenal mempunyai ilmu kebatinan tinggi. Dalam pertapaannya, Onggoloco menciptakan hutan biar penduduk setempat tak kekurangan air lagi. Cerita itu memunculkan penamaan hutan ini, di mana Wonosadi berasal dari kata �wono� yang berarti �alas/Hutan� dan �sadi� yang mengandung arti �sandi/rahasia�. Ceritanya sampai dikala ini diam-diam sandi tersebut belum terungkap.