Setelah taman bunga amarilis di Desa Beji, Kecamatan Patuk, Gunungkidul, sekarang hamparan eceng gondok di Kabupaten Bantul, Daerah spesial Yogyakarta, menjadi magnet bagi para penggemar foto selfie.

Berbeda dengan taman bunga amarilis milik Sukadi, hamparan eceng gondok di Dusun Karangasem, Desa Palbapang, Kecamatan Bantul, itu tak mungkin rusak oleh pengunjung yang hendak selfie atau foto bersama.Sebab, hamparan bunga berjulukan Latin Eichhornia crassipes ini di bawahnya merupakan genangan air. Para pengunjung tentu saja tak akan turun ke bawah menyerupai ketika berfoto di tengah hamparan bunga amarilis di Gunungkidul.

Setelah taman bunga amarilis di Desa Beji Setelah Heboh Selfie Di Taman Amarilys Gunungkidul, Kini Giliran Selfie Di Taman Bunga Enceng Gondok Bantul

Asal Mula Taman Enceng Gondok Makara Daya Tarik Selfie

Adalah Karsono, pemilik taman bunga enceng gondok berwarna ungu itu. Ia menuturkan, hamparan enceng gondok di lahan seluas 100 meter persegi itu awalnya ditanami tumbuhan padi. Namun sesudah gempa tahun 2006 silam, flora padi masih sanggup tumbuh subur di sawahnya.

Setelah 2 tahun berjalan, kondisinya mulai berubah. Sawahnya sanggup menerima pasokan air namun tidak sanggup membuangnya. Usai didiamkan, sawah itu tumbuh tumbuhan eceng gondok dengan sendirinya. Tanaman yang biasa tumbuh di sawah dan rawa itu biasanya untuk materi masakan ternak angsa dan ayam kalkun. Karena berbunga dan banyak pengunjung, jadi sang pemilik membatasi kalau ingin diambil buat pakan ternak.

Setelah taman bunga amarilis di Desa Beji Setelah Heboh Selfie Di Taman Amarilys Gunungkidul, Kini Giliran Selfie Di Taman Bunga Enceng Gondok Bantul

Taman bunganya ini sudah ramai semenjak Minggu, 13 Desember 2015. Hingga hari ini pun jumlah pengunjung sanggup mencapai ratusan. Untuk menikmati hamparan bunga eceng gondok ini tidak dikenakan tiket masuk. Pengunjung hanya dibebani tiket parkir Rp 2.000. Pemilik kebun juga menyediakan ojek payung kalau kondisi hujan di sekitarnya dengan biaya Rp 2.000.