Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X menyatakan dukungannya pada rencana Pemerintah Kabupaten Gunungkidul untuk mengakibatkan Kecamatan Gedangsari sebagai pusat batik Gunungkidul. Karena Kecamatan Gedangsari sudah mempunyai sebuah karya batik ialah batik walang.

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X menyatakan dukungannya pada rencana Pemerintah K Sri Sultan Hamengku Buwono X Dukung Gedangsari sebagai Sentra Batik Gunungkidul

�Berbagai kajian akademis dan penelitian empiris telah menandakan keabsahan tesis bahwa pendidikan memperlihatkan bantuan signifikan terhadap pembangunan ekonomi. Pendidikan bukan saja melahirkan SDM berkualitas, tetapi juga menumbuhkan iklim yang sehat dan aman bagi pertumbuhan ekonomi,� ujar Gubernur DIY dikala bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Anies Rasyid Baswedan, meresmikan Gedung Sekolah Menengah kejuruan Negeri 2 Gedangsari Jurusan Tata Busana Butik Batik di Desa Tegalrejo, Kecamatan Gedangsari, Gunungkidul.

Investasi Di Bidang Pendidikan

SMK Negeri 2 Gedangsari Jurusan Tata Busana Butik Batik memperoleh dukungan dari PT. Astra Internasional Tbk melalui Yayasan Pendidikan Astra. Sekolah Menengah kejuruan Negri 2 Gedangsar merupakan sekolah satu satunya yang berada di gedangsari yang mempunyai jurusan butik batik.

�Investasi di bidang pendidikan tidak saja berfaedah bagi perseorangan, tetapi juga komunitas bisnis dan masyarakat khususnya dimasarakat tegal rejo. Gubernur DIY mengucapkan banyak terima kasih kepad PT Astra Internasional Tbk yang telah memberi dukungan berupa sekolahan butik.

Sementara itu, Anies Baswedan mengatakan, masih ada kesenjangan antara dunia pendidikan dengan dunia usaha, sehingga perlu didekatkan antara lain dengan model pengembangan pendidikan Sekolah Menengah kejuruan yang diselaraskan dengan kondisi kawasan setempat.

�Pengembangannya akan berbeda contohnya di Kalimantan Timur pengembangan anyaman, Bogor pertanian. Jadi, diubahsuaikan potensi daerah-daerah. Kualifikasi guru juga harus ditingkatkan, sasaran kualifikasi kini ini 7, tetapi kenyataannya gres mencapai 4,6,� jelas Anies.

Penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita dilakukan Anies Baswedan, didampingi Gubernur DIY, Bupati Gunungkidul Badingah, Direktur Astra Tbk Djoko Pranoto, dan perwakilan yayasan Astra Michael D. Ruslim Trisni Puspaningtyas.