Status Siaga, Bromo Aktif Semburkan Bubuk Vulkanik

Gunung Bromo di Jawa Timur masih bererupsi. Aktivitas vulkanik Gunung Bromo tersebut cukup tinggi dan berada di status Siaga atau Level III. Kenaikan status´┐ŻGunung Bromo ditetapkan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) semenjak 4 Desember 2015 pukul 14.00 WIB.

Gunung Bromo di Jawa Timur masih bererupsi Status Siaga, Bromo Aktif Semburkan Abu Vulkanik

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho menyampaikan semburan awan kelabu itu mencapai 1.500 meter. Oleh sebab itu pula, ia mengimbau masyarakat sekitar tak memasuki daerah dalam radius 2,5 km dari kawah aktif Gunung yang mempunyai ketinggian 2.329 mdpl tersebut.

Dia juga mengatakan, menurut Pos Pengamatan Gunung Bromo Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) pada pukul 00.00-06.00 WIB tadi, cuaca dan kondisi angin di Bromo relatif terang. Gunung itu nampak jelas. Meski debu vulkanik kelabu-kecokelatan juga masih terlihat di sekitarnya.

Dia menjelaskan, sifat letusan Gunung Bromo yakni strombolian dengan letusan-letusan kecil yang tidak begitu kuat, namun terus-menerus. Material yang dimuntahkan pun berupa material padat, gas, dan batu. Sementara eksplosivitasnya rendah.

Menurut dia, bunyi gemuruh lemah masih terdengar dari kawah. Tremor amax berkisar 4-28 milimeter. Secara visual, lanjut dia, gunung bitu mengeluarkan asap solfatara putih tipis cenderung tebal dengan tekanan lemah yang mengarah ke barat sampai barat daya.

Menyusul lalu Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) menutup objek wisata kawah gunung Bromo tersebut. Meski begitu acara Bandara Abdulrachman Saleh di Malang, Jatim, berangsung normal semenjak dibuka pada Senin pagi 14 Desember 2015.

Sebelumnya, terkait dengan meningkatnya acara Gunung Bromo, rencana kontinjensi menghadapi erupsi Gunung Bromo segera diselesaikan di 5 kabupaten/kota yang berada di Gunung Bromo yaitu Kabupaten Probolinggo, Malang, Pasuruan, Lumajang, dan Kota Malang.

Posted on

Kerajinan Cendekia Besi Di Gunungkidul.

Pengrajin Pandai Besi Pada Waktu kini memang jarang seakali kita jumpai Yang terang keberadaannya memang Sudah tergese oleh Produk-Produk Pabrikan yang klo kita lihat dari segi tampilan hasil produksinya memang elok . Pandai Besi sanggup menghasilkan hasil -hasil kerajinannya seperti:GOLOK,CANGKUL,PISAU,ALAT PERTUKANGAN(TUKANG KAYU) dan ALAT-ALAT PERTANIAN lainya, Keberadaannya memang sudah mulai tergantikan seiring perkembangan teknologi yang disisi lan menguntungkan disisi lainnya ada yanga jadi korban .Akan tetapi masih ada beberapa PANDI BESI Yang masih eksis memproduksi walaupun jumlah produksinya tidak massal menyerupai yang di Pabrik. Kalau kita bicara kualitas barang buatan Pandai Besi Sebenarnya tidak kalah dengan buatan pabrik disamping itu Sangatlah abadi ,hal ini mungkin alasannya di buat secara manual dan penuh perasaan dalam membuatnya(bercanda).

Pengrajin Pandai Besi Pada Waktu kini memang jarang seakali kita jumpai Yang terang keb Kerajinan Pandai Besi Di Gunungkidul.Seperti yang pernah kita ketahui bersama di kawasan kajar, karang tengah, wonosari Gunungkidul, disitu tedapat beberap pengrajin cerdik besi yang memproduksi banyak sekali macam alat terutama alat alat pertanian yang banyak di gunakan masarakat di gunungkidul pada umumnya. cerdik besi manual memang sudah jarang kita temui, padahal hasil dari produksinya jauh lebih baik kuwalitasnya di banding produksi pabrik.

Salah satu pemilik Pengrajin cerdik besi di kajar, karang tengah menyampaikan bahwa dalam memproduksi produk produk yang di buatnya setiap pengrajin di bantu dua orang. tiga orang mempunyai kiprah masing masing satu oarang bab mengatur dan dua oarang lainya memukul berdasarkan perintah.

Di Kajar ini memang sentral industri cerdik besi yang tidak mengecewakan besar. alasannya disini terdapat banyak pengrajin cerdik besi manual. selain itu di tempat ini juga tersedia materi bahan besi mentah berbgai jenis yang nantinya sanggup di olah menjadi cangkul, sabit, pisau dan lain sebagainya.

Posted on

Jual Kulit Harimau, 3 Warga Terancam 5 Tahun Penjara

Tiga orang tersangka penjual kulit harimau Sumatera diancam eksekusi kurungan 5 bui dan denda senilai Rp 100 juta. Seperti yang dialami GK (24), SG (39), dan SS (30). Mereka diduga menjual kulit hewan yang dilindungi itu seharga Rp 30 juta. Tiga terdakwa tersebut menjalani sidang yang digelar di Pengadilan Negeri Medan. Sidang tersebut dipimpin Majelis Hakim PN Medan diketuai Marsuddin Nainggolan.

Tiga orang tersangka penjual kulit harimau Sumatera diancam eksekusi kurungan  Jual Kulit Harimau, 3 Warga Terancam 5 Tahun Penjara

Menurut Jaksa Penuntut Umum (JPU), insiden penangkapan terhadap ketiga terdakwa penjual satwa langka itu, dalam operasi adonan Polisi Kehutanan Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser (BBTNGL) bekerja sama dengan Satuan Polisi Reaksi Cepat (SPORC) Brigade Macan Tutul Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sumatera Utara.

Ketiga terdakwa tersebut diamankan di sebuah hotel di Kota Binjai, Kamis 17 September 2015 sekitar pukul 20.00 WIB sesudah dipantau Polisi Kehutanan BBTNGL selama 6 bulan. JPU menyebutkan, dari hasil acara operasi itu, petugas menyita barang bukti berupa satu lembar harimau Sumatera ukuran besar dan 1 lembar ukuran kecil, serta 2 unit kendaraan dengan nomor polisi BK 2600 RAM dan BK 3880 PAB.

JPU Teorida Ambarita dalam dakwaannya di Pengadilan Negeri (PN) Medan Selasa (15/12) juga menyampaikan pada dikala diringkus, dan petugas Polisi Kehutanan tersebut juga turut mengamankan HT (20) yang lalu dijadikan saksi dalam penjualan kulit harimau Sumatera.

Ketiga terdakwa kasus perdagangan kulit harimau tersebut yaitu warga Desa Timbang Lawan, Bahorok, Kabupaten Langkat. JPU menegaskan bahwa ketiga terdakwa tersebut sanggup diancam eksekusi penjara maksimal lima tahun penjara dan denda sebesar Rp 100 juta.

Kulit harimau yang dilindungi pemerintah itu, berasal dari daerah hutan Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL) Marike, Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara. Kulit harimau tersebut akan dijual dengan harga Rp 30 juta. Pelanggaran aturan yang dilakukan ketiga terdakwa itu, dijerat Pasal 21 ayat 2 abjad d Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 ihwal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistemnya.

Posted on

Bersejarah Tinggi, Geopark Merangin Ini Dilirik Unesco

Keanekaragaman hayati dan keasrian alam di Tanah Air memang tidak dapat dipungkiri lagi. Hal ini terbukti dari sejumlah peneliti dari United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (Unesco) semenjak sepekan terakhir melaksanakan penelitian di Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi.

Keanekaragaman hayati dan keasrian alam di Tanah Air memang tidak dapat dipungkiri lagi Bersejarah Tinggi, Geopark Merangin Ini Dilirik UNESCO

Penelitian ini untuk melihat dan mengecek langsung, situs Geopark atau taman bumi di Merangin, Jambi. Penelitian tersebut juga untuk menilai, apakah situs Geopark Merangin sudah layak atau belum untuk tergabung dalam jaringan Geopark Global Network (GGN) UNESCO.

Berdasarkan data Pemkab Merangin, Geopark Merangin termasuk dalam tempat Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) yang relatif masih terjaga. Geopark tersebut diperkirakan berumur 300 juta tahun. Karena itu, tempat tersebut menjadi ladang riset utama para geolog dunia dalam mempelajari evolusi bumi.

Untuk masuk dalam jaringan GGN, peneliti sekaligus petinggi GGN Unesco, Guy Martini menyarankan semoga Pemkab Merangin melaksanakan banyak pembenahan terhadap geopark di wilayahnya. Menurut dia, Pemkab Merangin harus menciptakan pemetaan wilayah geopark gres yang lebih terarah dan juga diminta menggali potensi geopark semoga dapat dikembangkan, ibarat potensi geologi, alam, sejarah, budaya, ekonomi dan sosial.

Selain itu, hebat geopark asal Prancis ini menyarankan semoga Pemkab Merangin menciptakan perencanaan aktivitas sesuai dengan potensi daerah, serta kegiatan edukasi. Kemudian Pemkab Merangin juga diminta untuk menciptakan produk unggulan. Selain itu, juga harus menciptakan logo atau ikon Geopark Merangin semoga gampang dikenal masyarakat luas.

Geopark Merangin mempunyai luas 20.360 kilometer persegi. Geopark tersebut terbagi atas 4 bagian. Yakni, Paleobotani Park Merangin, Highland Park Kerinci, Geo-Cultural Park Sarolangun, dan Godwana Park Pegunungan Bukit Tiga Puluh yang masuk wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Barat di Jambi.

Posted on

Inilah Tujuan Joko Widodo Undang Para Komika Ke Istana

Saat Gedung Parlemen, Senayan, disibukkan dengan mundurnya Setya Novanto dari bangku Ketua DPR, Presiden Joko Widodo atau Jokowi justru mengundang para pelawak dan komika (sebutan bagi para stand up komedi) dalam 2 hari ini.

 disibukkan dengan mundurnya Setya Novanto dari bangku Ketua dewan perwakilan rakyat Inilah Tujuan Jokowi Undang Para Komika Ke Istana

Tim Komunikasi Presiden Ari Dwipayana mengatakan, kedatangan para pelawak dan komika bertujuan untuk mendengar banyak sekali aspirasi dan masukan dari kelompok seniman, komunitas, artis dan budayawan mengenai banyak sekali hal. Tidak hanya para pelawak, Jokowi nantinya juga mengundang komunitas atau kelompok masyarakat lainnya.

Rabu, 16 Desember 2015, para pelawak ternama menyerupai Entis Sutisna alias Sule, Butet Kertarajasa, Djaduk Ferianto, Slamet Rahardjo, Eddy Soepono (Parto Patrio), Andre Taulany, Tri Retno Prayudati (Nunung), Lies Hartono (Cak Lontong), Rico Ceper, Azis Gagap, Dorce Gamalama, Indra Bekti, Cici Panda, Akbar, Tarzan dan Mpok Atik mulai berdatangan ke Istana. ?

Kamis, 17 Desember 2015 bergilirlah para komika (sebutan bagi para stand up comedy) menyerupai Raditya Dika, Arie Kriting, Roni Emmanuel, Mongol, Ge Pamungkas, dan pelawak Indra Warkop tampak berdatangan ke Istana untuk mengikuti jamuan makan siang yang digelar pada pukul 12.30 WIB di ruang tengah Istana Negara.

Sebelum memulai jamuan makan, terlebih dahulu Jokowi menawarkan kesempatan satu per satu kepada para pelawak maupun komika yang tiba untuk memberikan kesan-kesannya diundang ke Istana.? Celotehan agresi kocak para pelawak ini menjadi pelepas penat Presiden Jokowi yang sibuk mengurus banyak sekali duduk perkara negara. Beberapa kali Jokowi juga terlihat tertawa begitu lepas.

Suasana pertemuan itu pun tampak berlangsung penuh tawa dan canda. Sesekali Jokowi terlihat tertawa mendengar celetukan dari Indro Warkop dan Raditya Dika. Setelah sempat bercerita beberapa menit, program makan siang pun dilakukan tertutup.

Posted on

Pembatalan Larangan Ojek Online, Bukti Joko Widodo Pro Rakyat

Sebelumnya, Kementerian Perhubungan sempat melarang ojek maupun taksi yang berbasis daring (online) beroperasi sebab dinilai tidak memenuhi ketentuan sebagai angkutan umum. Namun sebab pertimbangan kendaraan umum berbasis online itu menjadi solusi bagi masyarakat, Menteri Perhubungan Ignasius Jonan, membatalkan rencana tersebut.

 Kementerian Perhubungan sempat melarang ojek maupun taksi yang berbasis daring  Pembatalan Larangan Ojek Online, Bukti Jokowi Pro Rakyat

Pembatalan Larangan Ojek Online

Atas pembatalan larangan ojek online tersebut, administrasi Go-Jek berterima kasih kepada Presiden Joko Widodo sebab pribadi bereaksi terhadap kebijakan pelarangan operasional Go-Jek dan transportasi umum berbasis online lainnya.

Dalam pernyataannya di akun resmi Go-Jek, CEO Go-Jek Nadiem Makarim menyampaikan Jokowi telah menyelamatkan lebih dari 200 ribu pengemudi Go-Jek. Dengan memanggil Menteri Perhubungan Ignasius Jonan untuk meminta klarifikasi soal dilarangnya transportasi umum berbasis daring ini, Jokowi telah melindungi ekonomi kerakyatan.

Setelah menerima reaksi keras dari masyarakat dan Jokowi, Jonan pribadi mencabut surat larangan transportasi online itu. Jonan membuktikan sesuai Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009, kendaraan roda dua bergotong-royong tidak dimaksudkan untuk sebagai angkutan publik. Namun realitas di masyarakat menawarkan adanya kesenjangan yang lebar antara kebutuhan transportasi publik dan kemampuan menyediakan angkutan publik yang layak dan memadai.

Kesenjangan antara kebutuhan transportasi dengan kemampuan menyediakan angkutan publik tersebut lalu diisi oleh ojek dan beberapa waktu terakhir juga dilayani oleh transportasi berbasis aplikasi, menyerupai Go-Jek dan lainnya.

Bukti Jokowi Pro Rakyat

Para pengojek online pun turut menegaskan keputusan itu menciptakan rakyat bahagia dan keputusan ini menjadi tanda bahwa Presiden Jokowi berpihak kepada masyarakat. Sebab ojek online dinilainya sebagai solusi masyarakat di tengah angkutan umum yang masih tidak terjaga keamanannya.

Namun begitu, para pengojek online juga meminta para menteri semoga mempertimbangkan efek yang ditimbulkan bagi masyarakat atas keputusan yang dibuat. Peraturan itu hendaknya berpihak kepada rakyat.

Posted on

Insiden Jatuhnya Pesawat Tempur T-50I Golden Eagle

Pesawat T-50i Golden Eagle milik Tentara Nasional Indonesia AU jatuh ketika tengah beratraksi di gelaran Gebyar Dirgantara AAU, Yogyakarta. Dua orang pilot dinyatakan gugur dalam kejadian tersebut. Jasad kedua perwira tersebut ketika ini dievakuasi ke RS Tentara Nasional Indonesia AU Hardjolukito, Yogyakarta.

i Golden Eagle milik Tentara Nasional Indonesia AU jatuh ketika tengah beratraksi di gelaran Gebyar Dirgantara AAU Insiden Jatuhnya Pesawat Tempur T-50i Golden Eagle

Dua perwira tersebut yaitu Letnan Kolonel Penerbang (Pnb) Marda Sarjono dan Mayor Penerbang Dwi Cahyono. Letnan Kolonel Penerbang Marda Sarjono yaitu komandan Skuadron Udara 15 Tentara Nasional Indonesia AU daerah T-50 Golden Eagle itu bernaung. Sementara Mayor Penerbang Dwi Cahyono juga bertugas di skuadron tersebut. Saat ini masih berlangsung proses memindahkan pesawat.

Kronologi Jatuhnya Pesawat Tempur T-50i Golden Eagle

Danlanud Adi Sucipto, Marsma Imran Baidirus, menyampaikan ketika itu pesawat jatuh sesudah melaksanakan atraksi selama lima belas menit di udara. Saat melaksanakan manuver, pesawat jatuh di halaman timur Lanud Adi Sucipto. Ketinggian sekitar 500 feet. Imran juga mengatakan, pesawat jatuh menghantam tanah kemudian terbakar.

Kedua penerbang tidak sempat keluar sebelum pesawat jatuh ke tanah. Saat itu kondisi pesawat dalam keadaan yang laik terbang. Pilot Letnan kolonel Marda Sarjono (Komandan skuardon XV Madiun) dan Back Sitter Kapten Dwi Cahyadi meninggal dunia.

Dwi akan pribadi dimakamkan di pemakaman umum di Modinan Sambilegi Lor, Maguwoharjo, Depok, Sleman. Kecelakaan tersebut terjadi pada pukul 09.40 WIB (20/12/2015). Pihak Tentara Nasional Indonesia sendiri masih fokus mengevakuasi korban, pesawat, dan juga sekeliling.

Analisis Jatuhnya Pesawat Tempur T-50i Golden Eagle

Terdapat tiga hal yang sanggup menyebabkan sebuah pesawat terjatuh, yakni faktor cuaca, mesin, dan human error. Jatuhnya pesawat sanggup dipastikan bukan sebab cuaca jelek yang terjadi di langit Yogyakarta, sebab cuacanya begitu cerah.

Kalau bicara duduk kasus pilot dan mesin, butuh waktu untuk melaksanakan penyelidikan lebih lanjut sehingga terungkap penyebab kecelakaan yang sebenarnya. Air show semacam itu mempunyai risiko tinggi. Pesawat tempur tersebut melaksanakan manuver berbahaya dan tak lazim.

Apalagi pesawat tempur ibarat itu mempunyai kecepatan tinggi dan melaksanakan penerbangan rendah. Pilot benar-benar harus mematangkan akurasinya. Pesawat tempur Tentara Nasional Indonesia AU T50i Golden Eagle tersebut relatif gres di dunia militer Indonesia, jadi masih belum terlalu familiar.

Bisa jadi sebab tergolong sebagai pesawat baru, kuat terhadap para pilotnya. Tapi bagaimanapun, untuk mendapat titik terang penyebab jatuhnya pesawat, tetap harus menunggu penyelidikan dan klarifikasi resmi terkait kecelakaan pesawat tempur tersebut.

Posted on

Tenggelam Di Sungai Ciapus, Bocah Ini Kesudahannya Ditemukan

Seorang bocah yang karam ketika bermain bersama teman-temannya di Sungai Ciapus, Kampung Erpah Pasir Eurih, Tamansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, ditemukan keluarganya pada Senin 21 Desember 2015 jelang tengah malam.

Seorang bocah yang karam ketika bermain bersama sobat Tenggelam di Sungai Ciapus, Bocah Ini Akhirnya Ditemukan

Bocah malang tersebut diketahui berjulukan Muhammad Fahri. Ia ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di dasar sungai dengan kondisi terhimpit bebatuan sekitar pukul 23.15 WIB oleh keluarganya dengan sumbangan warga ketika debit air surut.

Kepala Polsek Tamansari Iptu Sudin Muhamad mengatakan, mayit Fahri di temukan keluarga dibantu warga, ketika tim search and rescue (SAR) menghentikan sementara pencarian. Jasad Fahri ditemukan terjepit di kerikil sungai pada kedalaman 1,5 meter. Korban eksklusif dibawa ke rumah murung di Gang Amin RT 04 RW 04, Desa Kota Batu, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor.

Kronologi Bocah Tenggelam di Sungai Ciapus Bogor

Peristiwa nahas itu terjadi ketika bocah berusia 10 tahun bermain bersama keenam temannya di sungai, yang jaraknya sekitar 5 kilometer dari rumah korban pada Senin 21 desember 2015 sekitar pukul 10.00 WIB. Dendi Resadi (8), saksi mata menuturkan, insiden tersebut terjadi pada Senin 21 Desember pukul 10.00 WIB.

Saat itu, Muhammad Fahri bersama 6 temannya ialah Januar, Hairul Firmansyah, M. Ramdan, Rizky, Yaris dan Rifky berenang di Sungai Ciapus, sekitar Jembatan Erpah. Ia menceritakan, korban sempat melompat dari atas tebing ke dalam sungai yang dalam sebanyak 4 kali.

Sesaat sebelum ia tenggelam, kata dia, teman-teman korban sempat mengajak Muhammad Fahri untuk pulang. Bahkan, keenam temannya sudah berada di darat untuk ganti baju. Kasie Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Derah (BPBD) Kabupaten Bogor, Budi Aksomo mengimbau kepada masyarakat untuk sementara waktu tidak beraktivitas di sungai. Sebab curah hujan di Bogor sangat tinggi.

Posted on

Bencana Tanah Longsor Di Dusun Krinjing, Gedangsari

Bencana alam memang sering terjadi diberbagai kawasan di Kecamatan Gedangsari terutama musibah tanah longsor, hal ini sering kita ketahui bersama. Mengingat wilayang Kecamatan Gedangsari yang terletak di kawasan pegunungan yang sangat rawan dengan musibah tanah longsor apa lagi disaat animo penghujan ibarat dikala ini. Becana alam akan tiba setiap dikala kita sebagai warga Gedangsari hanya perlu waspada.

Bencana alam memang sering terjadi diberbagai kawasan di Kecamatan Gedangsari terutama benc Bencana Tanah Longsor Di Dusun Krinjing, Gedangsari

Bencana alam tanah longsor yang terjadi beberapa hari yang kemudian di Desa Mertelu kecamatan Gedangsari tepatnya di Dusun Krinjing RT 03. Bencana alam tanah longsor ini menerjang satu buah rumah milik warga ialah milik rumah Bapak Samino. Kondisi rumah Bapak Samino salah satu warga yang rumahnya terterjang oleh tragedi tanah longsor tidak hingga roboh hanya saja timbunan material bebatuan dan tanah masuk menimpa teras di belakang rumahnya. Karena kejadian tersebut pemilik rumah sempat panik atas insiden tanah longsor yang menimpa rumahnya ini.

Warga Dusun Krinjing Bergotong Royong Membantu Korban Tanah Longsor

Gotong royong di masyarakat pedesaan memang sangat di perlukan dan memang harus dilestarikan. Dengan adanya bahu-membahu kita akan sangat terbantu dengan pekerjaan kita atau musibah yang menimpa pada diri kita Seperti tanah longsor.

Seperti yang di lakukan oleh warga masarakat Rt.03 Dusun Krinjing Desa Mertelu ini, dengan adanya musibah tanah longsor ini warga dengan sigap membantu membersihkan timbunan material tanah dan bebatuan yang menimpa rumah Bapak Samino. Sehingga dengan pemberian dari warga setempat timbunan tanah tersebut sanggup segera di bersihkan dari belakang rumah Bapak Samino.

Dikarenakan dikala ini animo penghujan dan wilayah Gedangsari banyak tebing dan perbukitan yang rawan longsor. Dengan kejadian tersebut pemerintah desa setempat menghimabu kepada warga untuk berhati-hati dan waspada akan tragedi yang sewaktu-waktu sanggup menimpa.

Posted on

Atlet Berprestasi Tingkat Asia Dikontrak Jadi Tenaga Kebersihan

Menjadi seorang atlet berprestasi tentunya menjadi idaman setiap orang. Selain membanggakan keluarga, menjadi atlet populer sampai ke tingkat Asia secara tidak eksklusif pastinya sangat kuat pada Tanah Air, alasannya sanggup mengharumkan nama bangsa.

Menjadi seorang atlet berprestasi tentunya menjadi idaman setiap orang Atlet Berprestasi Tingkat Asia Dikontrak Kaprikornus Tenaga Kebersihan

Menjadi atlet populer pada umumnya selalu lekat dengan kemewahan ataupun segi material yang berlimpah. Namun lain halnya yang dirasakan oleh Ni Putu Renika Sari. Ni Putu Renika Sari yakni atlet panjat tebing yang berasal dari Lingkungan Sawe, Kelurahan Dauhwaru, Kecamatan Jembrana, Kabupaten Jembrana, Bali.

Di tingkat Asia, Renika Sari tercatat sebagai atlet panjat tebing berprestasi. Meskipun berprestasi, perempuan 25 tahun itu tak mendapat perhatian khusus dari pemerintah. Peraih 1 medali emas dan 1 medali perunggu dalam ASIA Youth Cup tahun 2009 di Denpasar itu hidup dalam kesederhanaan.

Kisah Hidup Ni Putu Renika Sari

Sebagai atlet panjat tebing berprestasi yang disandangnya, ia justru menjadi tukang sapu di taman rekreasi Gedung Kesenian Bung Karno milik Pemerintah Kabupaten Jembrana, Bali. Kata Renika, Pemkab Jembrana memberikannya pekerjaan sebagai tenaga kontrak kebersihan semenjak tahun 2014. Sebelumnya, ia bekerja sebagai tenaga serabutan yang penghasilannya tidak lebih Rp 50 ribu per hari.

Renika yang merupakan alumni Sekolah Menengan Atas Negeri 1 Negara itu hidup bersama ibunya di rumah milik neneknya. Ia berusaha keras mencukupi kebutuhan hidup dengan menyapu. Walaupun setiap pagi dan sore menyapu di lahan yang cukup luas itu, ia tetap berusaha membagi waktu untuk fokus latihan memanjat.

Ni Putu Renika Sari mengaku sangat jarang ada waktu bermain menyerupai dewasa lainnya, alasannya setiap hari harus bekerja. Pulang kerja sekitar pukul 16.00 WIB, ia biasanya latihan bersama belasan atlet lain di Stadion Pecangakan-Jembrana sampai pukul 21.00 WITA. Dia juga mengajar memanjat kepada junior.

Posted on