Satu Yang Unik Dari Geopark Gunung Sewu, Fosil Biota Bahari Di Desa Ngalang, Gunungkidul

Geopark Gunungsewu telah masuk dalam Global Geopark Network (GGN). Adapun Geosite yang ada di Gunungkidul ada 13, yakni mencakup Pantai Baron-Kukup-Krakal, Hutan Wanagama, Hutan Turunan, Gua Ngingrong, Goa Jlamprong, Air terjun Bleberan, Lembah Bengawan Solo Purba, Pantai Siung-Wediombo, Luweng Goa Jomblang, Luweng Kali Suci, Endapan Laut Miosen Awal (Formasi Sambi Pitu), dan Gunungapi Miosen Awal (Formasi Nglanggran).

Geopark gunung sewu menyimpan keunikan yang tidak dimiliki wilayah lain. Keunikan tersebut berupa geosite deretan sambi pitu, yang berisi fosil binatang yang terpendam jutaan tahun silam. Formasi sambi pitu ini berlokasi di bawah jembatan desa Ngalang, Gedangsari, terhampar bebatuan yang ibarat cacing tersebar hampir diseluruh pelataran.

Geopark Gunungsewu telah masuk dalam Global Geopark Network  Satu Yang Unik Dari Geopark Gunung Sewu, Fosil Biota Laut Di Desa Ngalang, Gunungkidul

Fosil Biota Laut Di Desa Ngalang

Kabid pengembangan produk wisata disbudpar Gunungkidul, Hary Sukmono mengatakan, deretan sambi pitu ini merupakan fasa proses sedimentasi sehabis adanya peletusan gunung api Nglanggran, sehingga menghasilkan endapan bahari yang terbentuk sekitar 16 juta tahun lalu.

Bebatuan ibarat cacing itu memang merupakan endapan fosil biota laut. longsoran bawah bahari yang dialami oleh sedimen pasir, lempung dan serpih menghasilkan struktur sedimen yang unik ibarat lapisan terpelintir, dengan itu terbentuk fosil.

Untuk mendorong pengembangan dan derma fosil tersebut, maka pihaknya akan mendorong masyarakat untuk pembuatan kelompok sadar wisata. Pokdarwis ini nantinya sanggup menyebarkan tingkat perekonomian desa setempat.

Sementara itu, GM Geopark Budi Martono menambahkan, pihaknya juga akan terus melaksanakan pengembangan dan derma setiap ada yang masuk geoside di Gunungsewu. Sebab wilayah itu membentang di Kabupaten Gunungkidul, Wonogiri, dan Pacitan. �Untuk deretan sambi pitu akan kita upayakan supaya tidak rusak, alasannya yakni lokasinya berada dibawah jembatan dan riskan rusak,� imbuhnya.

Posted on

Wow…Taman Lampion Romantis Ada Di Kaliurang Jelang Tahun Gres 2016

Dalam menyambut malam pergantian tahun dari 2015 ke 2016, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Sleman menyulap tempat wisata Kaliurang menjadi taman lampion. Melalui acara ini, kami bermaksud untuk menawarkan nuansa berbeda pada peringatan malam pergantian tahun nanti.

Kawasan wisata Kaliurang bersolek, dengan menyajikan wisata malam yang memesona. Terhitung semenjak tanggal 10 Desember kemarin, tempat wisata di Kabupaten Sleman ini dihiasi ratusan lampion yang berada di tempat Gardu Pandang, Kaliurang.

Dalam menyambut malam pergantian tahun dari  WOW…Taman Lampion Romantis Ada Di Kaliurang Jelang Tahun Baru 2016

Kaliurang disulap jadi hutan lampion

Kaliurang di malam hari sekarang tidak lagi gelap, namun bermetamorfosis gemerlap lampu lampion beraneka bentuk dan warna. Kemeriahan hutan lampion dengan tema “Jurrasic & Romantic Garden Lantern”, live music perform aneka macam genre, magician contest, culiner dan aneka permainan anak yang digelar setiap malam akan menimbulkan pilihan utama bagi wisatawan yang berlibur di Yogyakarta.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Sleman Ayu Laksmidewi mengatakan, pada penghujung 2015, mereka melaksanakan upaya-upaya strategis untuk meningkatkan kualitas obyek wisata khususnya di tempat Kaliurang.Dalam menyambut malam pergantian tahun dari  WOW…Taman Lampion Romantis Ada Di Kaliurang Jelang Tahun Baru 2016Salah satunya melalui kolaborasi dengan PT Taman Pelangi melaksanakan pengemasan wisata malam di tempat Gardu Pandang Kaliurang dengan konsep Festival of Lights yang menimbulkan tempat ini bagaikan hutan lampion dengan aneka warna dan bentuk, mulai dari aneka jenis binatang, aneka jenis bunga, padang rumput lampion.

Upaya tersebut dilakukan guna meningkatkan daya tarik wisata di tempat tersebut. Diharapkan dengan konsep tersebut akan menimbulkan Kaliurang sebagai pilihan utama bagi wisatawan ketika berliburan Natal dan Tahun Baru 2016 khususnya pada malam hari.

Suasana menyerupai ini akan menjadi ajang wisata malam yang cocok untuk wisata keluarga dan anak-anak, khususnya bagi wisatawan yang diakhir tahun ini berlibur ke Yogyakarta.

 

Posted on

Taman Pancuran Pinggir Kali Siraman Wonosari Ini Jadi Alternatif Daerah Bermain Anak

Proses pembangunan Taman Pancuran di Padukuhan Besari, Desa Siraman, Kecamatan Wonosari diperkirakan bakal rampung beberapa hari lagi, simpulan pada 18 Desember 2015. Pembangunan taman yang berada di tepi sungai itu bertujuan untuk tempat bermain anak.

Proyek yang dimulai pada tahun 2014 itu sempat terbengkalai dan gres dikerjakan kembali pada 20 November 2015 menelan biaya Rp 154,5 juta. Pembangunan taman Pancuran ini untuk memanfaatkan lahan kosong di sekitar kawasan pedoman sungai.

Proses pembangunan Taman Pancuran di Padukuhan Besari Taman Pancuran Pinggir Kali Siraman Wonosari Ini Makara Alternatif Tempat Bermain Anak

 

“Dulu pembangunan Taman Pancuran terhenti sebab alokasi dananya terserap untuk pembangunan taman di Kecamatan Patuk” terang Irawan Jatmiko, Kepala Kantor Penanggulangan Dampak Lingkungan (Kapedal) Gunungkidul, Selasa (15/12/2015).

“Taman Pancuran itu dibangun sebab melihat kurangnya tempat bermain anak. Ketimbang lahannya digunakan untuk tempat sampah malah tambah kumuh,” ujar Irawan.

 

Posted on

“Graha Tama Pustaka” Perpustakaan Tempat Termegah Di Yogyakarta Ini Segera Diresmikan

Perpustakaan termegah milik Pemda spesial Yogyakarta (DIY) akan diresmikan oleh Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X pada Senin (21/12). Perpustakaan yang dinilai sebagai perpustakaan tempat termegah di Indonesia itu diberi nama �Graha Tama Pustaka.�

Nama Graha Tama Pustaka mengandung arti tempat menyimpan swaka. Karena di Perpustakaan ini terdapat banyak sekali koleksi buku yang masih gres sampai buku langka yang sudah dicetak lagi, baik dalam bentuk buku maupun digital.

Perpustakaan termegah milik Pemda spesial Yogyakarta  “Graha Tama Pustaka” Perpustakaan Daerah Termegah di Yogyakarta Ini Segera Diresmikan

Koleksi Graha Tama Pustaka

Jumlah koleksi dalam bentuk buku sekitar 400 ribu buku dan koleksi versi digital ada 350 ribu. Namun, versi digital belum sanggup didownload semua alasannya yaitu sedang dalam proses pembuatan sim digital. Perpustakaan tersebut berdiri di atas tanahseluas 2,4 hektar dengan anggaran keseluruhan sekitar Rp 70 miliar.

Perpustakaan ini dilengkapi dengan ruang bercerita anak-anak, bioskop, ruang teater, dan ruang audio visual. Di samping itu, Graha Tama Pustaka dilengkapi akomodasi berjualan makanan. Apabila dilihat dari akomodasi yang dibangun, perpustakaan ini termegah dibandingkan perpustakaan yang ada di provinsi lain dan koleksinya juga terlengkap.

Pihak graha Tama Pustaka akan koordinasi dengan Dinas Pendidikan semoga para pelajar sanggup memakai akomodasi yang ada di perpustakaan secara gratis, untuk menyaksikan film yang menjadi arsip dan koleksi BPAD DIY.

Di samping pelajar, masyarakat umum juga sanggup memakai akomodasi perpustakaan� daerah, contohnya menyaksikan film dokumenter, dan film ihwal pendidikan.

Sepekan sebelum Graha Tama Pustaka diresmikan, pengurus akan menyelenggarakan banyak sekali kegiatan untuk masyarakat umum, ibarat seminar, lomba bercerita, karnaval pustaka, menampilkan wayang kulit dan Kyai Kanjeng.

Setelah diresmikan, perpustakaan akan ditutup sementara untuk dilakukan pembenahan. Aktifitas Graha Tama Pena akan dimulai pada Januari 2016 dengan aktivitas buka pukul 08.00 WIB dan tutup pukul 22.00 WIB. Pengunjung perpustakaan ini akan dilayani oleh sebanyak 30 tenaga kontrak.

Posted on

Keindahan Alam Yang Belum Tergali Di Sungai Purba Sadeng Gunungkidul

Kalau anda kebetulan bepergian ke Pantai Sadeng Kecamatan Girisubo,di perjalanan sebelum masuk TPR Sadeng anda akan menemui jalan yang menantang. Jalan menurun, berkelok dan disebelah kiri anda akan melihat curamnnya tebing dan dalamnnya lembah.

Tapi disela-sela curamnnya jalan, anda akan melihat indahnya pemandangan hijaunya pepohonan dan tanaman dari petani yang ditanam didasar lembah tersebut.Wilayah tersebut ialah Sungai Purba Sadeng. Warga masyarakat ada yang menyebut Telogo Suling. Belum usang ini ada penelitian bahwa, lembah tembah tersebut ialah sungai Bengawan Solo Purba.

Kalau anda kebetulan bepergian ke Pantai Sadeng Kecamatan Girisubo Keindahan Alam Yang Belum Tergali Di Sungai Purba Sadeng Gunungkidul

Papan informasi yang dituliskan dilokasi menyebutkan bahwa Lembah Sungai Purba Sadeng merupakan sistem lembah karts Giritontro-Sadeng yang memanjang sepanjang 20 Km dari kabupaten Wonogiri Jawa Tengah hingga Kabupaten Gunungkidul.

Awal Mula Sungai Purba Sadeng

Awal mulanya, lembah ini ialah sebuah sungai, namun lantaran bencana alam berupa retakan yang disebabkan bencana tektonik selama tiga kali , ratusan ribu tahun yang kemudian ,dijaman Plistosen Tengah. Akhirnya sungai tersebut mengering dan menjadi lembah yang sangat subur. Karena kesuburannya, dilokasi sekitar lembah di huni oleh insan Purba. Hal ini dapat dibuktikan dengan fosil-fosil yang ditemukan berupa sisa makanan yang ada di sekitar lembah.

Seiring dengan perkembangan, tempat di sekitar Sungai Purba Sadeng mulai dikembangkan. Ada beberapa warung yang sudah bangun di pinggir jalan. Warung yang menyediakan makanan dan minuman ringan. Sambil makan minum, kita di suguhi pemandangan alam, berupa indahnya kawasaan lembah sungai purba sadeng.

Sampai ketika ini belum ada optimalisasi pengembangan wisata di tempat tersebut, dapat jadi bila dikelola dengan baik akan menjadi salah satu destinasi wisata andalan di gunungkidul potongan timur.

Posted on

Gebyar Dirgantara Yogyakarta 2015, Saatnya Melihat Pesawat Tempur Dari Dekat

Memperingati 70 tahun Hari Kaprikornus Sekolah Penerbang Tentara Nasional Indonesia AU, Sekolah Penerbang Tentara Nasional Indonesia AU merangkul Dinas Pariwisata DIY menyelenggarakan Gebyar Dirgantara Yogyakarta, 19-20 Desember 2015, di Area Pangkalan Tentara Nasional Indonesia AU Adi Sutjipto, Yogyakarta.

Kegiatan perpaduan dirgantara dan pariwisata ini, diikuti penerbang dari seluruh provinsi di Indonesia. Tujuannya untuk lebih memperkenalkan potensi penerbangan kepada masyarakat, serta sebagai daya tarik wisata DIY sebagai kota pariwisata terkemuka di Indonesia dan di tingkat internasional.

 tahun Hari Kaprikornus Sekolah Penerbang Tentara Nasional Indonesia AU Gebyar Dirgantara Yogyakarta 2015, Saatnya Melihat Pesawat Tempur Dari Dekat

Kemeriahan Gebyar Dirgantara Yogyakarta 2015

Dalam Gebyar Dirgantara Yogyakarta ini semenjak tanggal 18 Desember sejumlah pesawat tempur sudah akan mulai menggetarkan Yogyakarta, dengan kedatangannya di Adisujtipto. Antara lain 2 pesawat Sukhoi, 2 pesawat T50, 2 pesawat F16, dan 6 pesawat Pegasus. sambil menambahkan pada kesempatan nanti masyarakat dipersilahkan melihat pesawat gres Tentara Nasional Indonesia AU yang dipamerkan. Bahkan diberi kesempatan untuk terbang joy fligh keliling Yogya.

Beragam program teramat menarik diantaranya: demo Jupiters Aerobatik Team, demo udara pesawat Heli (Pegasus), fly past pesawat grob, fly past pesawat FASI, statik show pesawat tempur, pesawat heli, pesawat bimbing Tentara Nasional Indonesia AU, terjun payung, drumband taruna AAU, otomotif gahering, ekspo otomotif.

 tahun Hari Kaprikornus Sekolah Penerbang Tentara Nasional Indonesia AU Gebyar Dirgantara Yogyakarta 2015, Saatnya Melihat Pesawat Tempur Dari Dekat

�Kegiatan yang dipersembahkan untuk masyarakat umum ini semua bersifat gratis,� ujar Kol (Pnb) Azhar Adhitama� sebagai Ketua Panitia Gebyar Dirgantara Yogyakarta.

Hanya saja untuk lomba (JRFR) Jupiter Runway Fun Run adalah lari di landasan dengan sensasi dibawah pesawat yang sedang dan akan mendarat, penerima dipunggut bantuan 50 ribu dan sudah termasuk kaos dan minuman. Dimana JRFR merupakan lomba yang belum pernah ada di Indonesia, jadi lomba JRFR kali ini merupakan lomba yang pertama kali di adakan di Indonesia, menariknya penerima dapat foto di bawah pesawat yang sedang �take off� maupun �landing�.

Posted on

Jogja Bay Pirates Adventure Waterpark Resmi Dibuka, Pengunjung Padat

Jogja Bay Waterpark di Maguwoharjo Sleman resmi dibuka Minggu (20/12/2015). Arena ini didesain dengan tema Bajak Laut �Pirates adventure�. Wahana wisata keluarga terbesar di Indonesia ini juga dilengkapi dengan bingkai story telling yang memadukan dongeng antara latar tradisi Jogja dengan misi kisah petualangan para bajak maritim asal Eropa yang mencari sebuah ramuan dan terdampar di tanah Jawa.

Alur dongeng dituangkan melalui on-site live show, di panggung khusus Ampy theater dengan tribune penonton mencapai 700 orang.

Setting suasana Jogja Bay dipilih dengan nuansa perkampungan bajak maritim yang beriklim tropical lust dan banyak sekali abjad juga akan diaktualisasikan dalam parade Jogja Bay di Harbour Theater.

Untuk mengemas pertunjukan secara detail, Jogja Bay melibatkan para seniman kostum dari Jogja, Jtoku Indonesia yang merupakan kependekan dari Jogja Tokusatsu Indonesia.

Jogja Bay Waterpark di Maguwoharjo Sleman resmi dibuka Minggu  Jogja Bay Pirates Adventure Waterpark Resmi Dibuka, Pengunjung Padat

Jogja Bay Waterpark Miliki 19 Wahana Permainan Air

Chief Executive Officer (CEO) PT Taman Wisata Jogja Bay Waterpark Bambang Soeroso menjelaskan Jogja Bay Waterpark mempunyai 19 wahana permainan petualangan air, dengan harga tiket masuk Rp90.000. Beberapa unggulan yang ditawarkan yakni sebuah mercusuar menyerupai di Alcatraz. Ada pula kapal bajak maritim yang berukuran 1:1 dan Harbor Theater.

Jogja Bay Waterpark juga mempunyai kolam ombak dengan delapan jenis ombak di mana salah satunya ialah tsunami. �Pengunjung akan diajari caranya berenang, menyelamatkan diri, dan orang lain. Jogja Bay Waterpark hadir dengan mengusung tema edutaimen,� ujar dia.

Sisi edukasi lain yang ditampilkan ialah dihadirkan sembilan pohon langka yang kabarnya berasal dari Kraton Jogja.

Ia optimistis, kehadiran Jogja Bay Waterpark bisa mendukung perputaran roda perekonomian. Prospek bisnis di Jogja sangat menjanjikan dan kunjungan wisatawan akan meningkat setiap tahunnya.

Ia menjelaskan, Pemerintah Daerah DIY menargetkan kunjungan wisatawan domestik mencapai 3,58 juta orang dan wisatawan mancanegara sebesar 258.600 orang pada 2015. Sementara itu, sasaran pada 2016, kunjungan wisatawan domestik� sebesar 4,07 juta orang, sementara wisatawan mancanegara ditargetkan 363.200 orang. Ia yakin sasaran tersebut akan tercapai.

Posted on

Setelah Heboh Selfie Di Taman Amarilys Gunungkidul, Sekarang Giliran Selfie Di Taman Bunga Enceng Gondok Bantul

Setelah taman bunga amarilis di Desa Beji, Kecamatan Patuk, Gunungkidul, sekarang hamparan eceng gondok di Kabupaten Bantul, Daerah spesial Yogyakarta, menjadi magnet bagi para penggemar foto selfie.

Berbeda dengan taman bunga amarilis milik Sukadi, hamparan eceng gondok di Dusun Karangasem, Desa Palbapang, Kecamatan Bantul, itu tak mungkin rusak oleh pengunjung yang hendak selfie atau foto bersama.Sebab, hamparan bunga berjulukan Latin Eichhornia crassipes ini di bawahnya merupakan genangan air. Para pengunjung tentu saja tak akan turun ke bawah menyerupai ketika berfoto di tengah hamparan bunga amarilis di Gunungkidul.

Setelah taman bunga amarilis di Desa Beji Setelah Heboh Selfie Di Taman Amarilys Gunungkidul, Kini Giliran Selfie Di Taman Bunga Enceng Gondok Bantul

Asal Mula Taman Enceng Gondok Makara Daya Tarik Selfie

Adalah Karsono, pemilik taman bunga enceng gondok berwarna ungu itu. Ia menuturkan, hamparan enceng gondok di lahan seluas 100 meter persegi itu awalnya ditanami tumbuhan padi. Namun sesudah gempa tahun 2006 silam, flora padi masih sanggup tumbuh subur di sawahnya.

Setelah 2 tahun berjalan, kondisinya mulai berubah. Sawahnya sanggup menerima pasokan air namun tidak sanggup membuangnya. Usai didiamkan, sawah itu tumbuh tumbuhan eceng gondok dengan sendirinya. Tanaman yang biasa tumbuh di sawah dan rawa itu biasanya untuk materi masakan ternak angsa dan ayam kalkun. Karena berbunga dan banyak pengunjung, jadi sang pemilik membatasi kalau ingin diambil buat pakan ternak.

Setelah taman bunga amarilis di Desa Beji Setelah Heboh Selfie Di Taman Amarilys Gunungkidul, Kini Giliran Selfie Di Taman Bunga Enceng Gondok Bantul

Taman bunganya ini sudah ramai semenjak Minggu, 13 Desember 2015. Hingga hari ini pun jumlah pengunjung sanggup mencapai ratusan. Untuk menikmati hamparan bunga eceng gondok ini tidak dikenakan tiket masuk. Pengunjung hanya dibebani tiket parkir Rp 2.000. Pemilik kebun juga menyediakan ojek payung kalau kondisi hujan di sekitarnya dengan biaya Rp 2.000.

Posted on

Pengunjung Goa Pindul Gunungkidul Membludak Di Libur Natal Dan Tahun Baru

Memasuki hari libur Natal, banyak sekali tempat wisata diserbu pengunjung. Salah satunya di tempat wisata Goa Pindul, Bejiharjo, Karangmojo, Gunungkidul. Berdasarkan pantauan pada hari Jumat (25/12/2015) ribuan pengunjung rela mengantri di pintu masuk wisata alam Goa Pindul. Sehingga terjadi kepadatan pengunjung.

Salah satu warga setempat mengatakan, semenjak pagi daerah wisata Goa Pindul sudah dibanjiri para pengunjung baik dari dalam maupun luar daerah. hal ini dikarenakan liburan natal dan menjelang tahun gres ini sudah terjadi meningkatan jumlah pengunjung sampai 200 persen lebih. Memang liburan ini sudah ada peningkatan jumlah pengunjung sampai kurang lebih mencapai 200 persen lebih.

 banyak sekali tempat wisata diserbu pengunjung Pengunjung Goa Pindul Gunungkidul Membludak di Libur Natal Dan Tahun Baru

Pengunjung Cave Tubing Goa Pindul Naik 200 Persen

Goa pindul banyak dikunjungi wisatawan dari banyak sekali daerah mengingat wisata jenis ini hanya satu-satunya di Yogyakarta bahkan di Asia. Dengan ongkos pemandu dan peralatan yang relatif terjangkau, rata-rata sebesar 45 ribu rupiah, wisatawan sudah sanggup menikmati keindahan ornamen goa berupa stalagtit dan stalagmit dengan memakai ban. Wisatawan akan dipandu oleh pemandu setempat menelusuri anutan sungai bawah tanah Goa Pindul sepanjang kurang lebih 200 meter selama 45 menit.

Para pengunjung diperlukan mau bersabar untuk antri memasuki ekspresi goa itu. Sehingga sanggup menikmati suasana keindahan alam dengan tertib dan tenang. Obyek wisata unggulan di Kabupaten Gunungkidul, Goa Pindul dipadati ribuan pengunjung setiap harinya semenjak ekspresi dominan liburan natal dan final tahun tiba. Dari catatan pengelola tidak kurang 2000 wisatawan berkunjung di obyek wisata telusur Goa atau Cave tubing ini dalam sehari.

 

Posted on

Libur Selesai Tahun, Pantai Nglambor Dipadati Pengunjung Untuk Snorkeling

Wisatawan memadati objek wisata pantai sepanjang 73 kilometer di Kabupaten Gunungkidul, Daerah spesial Yogyakarta, khususnya Pantai Nglambor alasannya menyuguhkan wisata snorkling.

Pengelola jasa persewaan alat snorkeling Bintang Nglambor Snorkeling (BNS) di Pantai Nglambor Yusuf Adhitya Putratama, Minggu (28/12/2015), menyampaikan semenjak libur Natal, jumlah wisatawan mencapai ribuan setiap harinya,sejak 24 Desember yang bermain snorkling separuhnya. Jika dibanding jumlah pengunjung pada hari libur biasa, kata dia, terjadi peningkatan jumlah wisatawan sekitar 100%.

Wisatawan memadati objek wisata pantai sepanjang  Libur Akhir Tahun, Pantai Nglambor Dipadati Pengunjung Untuk Snorkeling

Pantai Nglambor berada sekitar 70 km dari Kota Yogyakarta. Pantai ini diapit oleh Pantai Siung dan Pantai Jogan. Untuk mencapai Pantai Nglambor wisatawan sanggup mengikuti jalur menuju Pantai Siung. Wisatawan harus melewati jalanan terjal dengan jarak kurang lebih 400 meter.

Namun, sulitnya medan tak menciptakan musim wisatawan berkurang. Terbukti dari peningkatan jumlah wisatawan sampai 100 persen dibanding hari libur biasa.

Pengunjung Pantai Nglambor Membludak, Snorkeling Dibatasi

Peningkatan pada tahun ini cukup banyak sehingga wisatawan harus mengantre saking banyaknya. Pihak pengelola wisata pantai Nglambor juga membatasi alasannya untuk menjaga ekosistem laut. Aktivitas snorkeling di pantai Nglambor tidak sanggup sewaktu-waktu dilakukan alasannya lokasinya di tempat pasang-surut. Oleh alasannya itu, harus menyesuaikan gelombang.

Setiap hari kegiatan snorkeling sanggup dilakukan pada pukul 07.00�15.00 WIB. Oleh alasannya itu wisatawan semenjak pagi sudah berdatangan. Kalau ombak tidak bersahabat, pihak pengelola wisata pantai Nglambor menghentikan kegiatan demi kenyamanan dan keamanan wisatawan sendiri. Ada yang memaksa, namun pihaknya tetap tidak mau ambil risiko.

 

 

Posted on