Pihak Kepolisian Polresta Bekasi Kota dan Kodim 0507 Kota Bekasi eksklusif siaga terkait bahaya bom yang terjadi di Kawasan Perumahan Grand Galaxy City, Bekasi Selatan, Kota Bekasi. Kepolisian dan personil Tentara Nasional Indonesia eksklusif melaksanakan aktivitas operasi kendaraan di depan pintu masuk perumahan yang diancam bom melalui telepon.

Pihak Kepolisian Polresta Bekasi Kota dan Kodim  Terima Ancaman Bom, Grand Galaxy Park Antisipasi Aksi Teror

Tidak hanya itu, Tim Gegana Mabes Polri, Sabtu dini hari, juga tiba guna melaksanakan penyisiran dilokasi daerah perumahan dengan lokasi pertama menyisir Mal Grand Galaxy Park yang ada di dalam perumahan.

Saat aktivitas Operasi, Kapolsek Bekasi Kota Agung Budi Laksono membenarkan adanya laporan terkait bahaya bom di Perumahan Grand Galaxy City. Dengan peralatan metal detector, petugas Gegana menyisir setiap sudut di mal dan kantor pemasaran. Namun, akhirnya nihil.

Grand Galaxy Park Antisipasi Aksi Teror

Marketing Communication Manager Grand Galaxy Park Farah Eddy Setiaji menyampaikan sejam sehabis adanya aksi bom di Sarinah, Jakarta, pihaknya melaksanakan rapat dengan para tenant di GGP. Dari rapat itu diputuskan semoga adanya peningkatan keamanan baik pada lingkungan mall maupun lingkungkungan perumahan.

Untuk keamanan di dalam mall, pihaknya menerapkan double screening pada setiap pintu masuk dan penambahan personil yang melaksanakan pengecekan dan meningkatkan intensitas pengawasan di seluruh mall setiap satu jam sekali.

Pihaknya juga telah meminta para tenant tidak melaksanakan loading dan unloading barang pada jam operasional mall. Loading dan uloading barang untuk sementara hanya sanggup dilakukan pada tanggal pukul 22.00 wib sampai 08.00 wib. Selain itu, pengelola juga menganulir barang-barang gampang meledak memasuki mall.

Keterangan Saksi Terkait Ancaman Bom

Menurut seorang petugas keamanan, bahaya itu berawal ketika beliau tengah berjaga ruang kantor pemasaran Jumat malam sekitar pukul 21.30 WIB. Tak usang kemudian telepon berdering dari orang yang tidak beliau kenal. Dia mengatakan, sehabis menerima telepon itu ia bergegas menghubungi rekan-rekannya yang tengah bertugas di sekitar sentra perbelanjaan itu.

Kini, kasus tersebut masih dalam penyelidikan pihak Polsek Bekasi Selatan dan Polresta Bekasi. Menurut Kapolsek Bekasi Kota Agung Budi Laksono, dalam operasi di jalan raya pihaknya menerjunkan masing-masing satu pleton Kepolisian dan satu Pleton TNI.